Insight | General Knowledge

Perubahan 4 Sehat 5 Sempurna Menjadi Isi Piringku

Kamis, 04 Apr 2024 13:09 WIB
Perubahan 4 Sehat 5 Sempurna Menjadi Isi Piringku
Foto: Istimewa
Jakarta -

Masih ingat slogan 4 Sehat 5 Sempurna yang diajarkan semenjak kita kecil? Slogan tersebut merupakan sebuah panduan untuk makanan bergizi setiap hari. 4 Sehat 5 Sempurna itu sendiri meliputi makanan pokok (karbohidrat), lauk-pauk (protein), sayur, buah, dan susu. Namun, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencanangkan program makan terbarunya untuk mengganti dan memperbaiki slogan 4 Sehat 5 Sempurna dengan Isi Piringku.

Isi Piringku yang Menggantikan 4 Sehat 5 Sempurna

Cukup berbeda dengan 4 Sehat 5 Sempurna, Isi Piringku memiliki konsep yang tidak hanya menekankan pada apa saja makanan yang penting dikonsumsi, tetapi juga jumlah porsi dalam satu piring. Porsi makan yang dijelaskan oleh Isi Piringku meliputi 50% buah dan sayur, dan 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein. Isi Piringku juga menekankan untuk membatasi gula, garam, dan lemak dalam konsumsi sehari-hari.

Tidak hanya programĀ gizi seimbang, pedoman Isi Piringku juga memberikan pesan tentang menjaga gizi yang meliputi minum air putih yang cukup, aktivitas fisik minimal 30 menit per hari, dan mengukur tinggi dan berat badan yang sesuai untuk mengetahui kondisi tubuh. Berbeda dengan 4 Sehat 5 Sempurna, konsep Isi Piringku tidak hanya menekankan pada apa saja makanan yang penting dikonsumsi, tetapi juga jumlah porsi dalam satu piring.

Satu hal yang berbeda dari Isi Piringku dengan 4 Sehat 5 Sempurna adalah susu yang dimasukkan ke dalam kelompok lauk-pauk ketimbang sekadar makanan penyempurnaan. Bahkan asupan susu juga dapat digantikan oleh makanan lainnya dengan nilai gizi yang sama. Kandungan gizi yang terdapat di dalam susu adalah protein dan beragam mineral seperti kalsium, fosfor, dan zat besi. Sementara, apabila seseorang sudah mengonsumsi sumber protein yang lain seperti telur, ikan, daging, maka susu bukan lagi menjadi kewajiban untuk dikonsumsi.

Selain membatasi porsi makan, pedoman Isi Piringku juga menekankan betapa pentingnya membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak dalam konsumsi sehari-hari. Jumlah takaran gula yang disarankan hanyalah empat sendok makan. Sedangkan untuk garam hanya satu sendok teh dan lemak atau penggunaan minyak goreng maksimalnya hanyalah lima sendok makan.

Pedoman Isi Piringku yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini diharapkan dapat mencegah gizi buruk atau malnutrisi serta menginformasikan masyarakat Indonesia mengenai diet yang sehat.

(DIP/tim)

NEW RELEASE
CXO SPECIALS