Interest | Wellness

Apa Itu Adult Tantrum?

Jumat, 23 Sep 2022 14:00 WIB
Apa Itu Adult Tantrum?
Foto: Pexels
Jakarta -

Ketika membicarakan tentang istilah tantrum, yang terlintas di kepala kita sudah pasti adalah anak-anak yang sedang mengamuk tak karuan hingga membanting atau bahkan merusak barang-barang di sekitarnya. Tantrum ini biasanya merupakan ledakan kemarahan atau frustrasi pada anak-anak antara usia satu dan empat tahun. Namun, tahukah kamu bahwa tantrum tidak hanya dapat dialami anak-anak tetapi juga orang dewasa?

Perihal tantrum pada orang dewasa atau yang biasa dikenal dengan adult temper tantrum adalah hal yang belum banyak orang ketahui. Ini dapat melibatkan frustrasi atau kemarahan yang dialami. Normal bagi orang dewasa untuk merasa marah dan sedih ketika hal-hal tidak berjalan seperti yang diharapkan. Tetapi tanpa kemampuan pengaturan emosi yang baik, beberapa orang mengalami kesulitan mengarahkan emosi tersebut dengan cara yang tepat, sehingga hal ini pun dapat diklasifikasikan menjadi sebuah tantrum.

Terkadang, tantrum orang dewasa digunakan sebagai sarana untuk memanipulasi orang lain. Jika seseorang merasa malu atau takut, mereka mungkin dengan sengaja membuat ulah. Tidak hanya itu, orang-orang mungkin juga akan mudah marah jika mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Tapi adult tantrum tidak selamanya berasal dari emosi semata. Seseorang mungkin memiliki kecenderungan kesulitan untuk mengatur emosinya jika merasa kewalahan, yang dapat menyulitkan untuk mengekspresikan perasaannya secara konstruktif. Bahkan dalam beberapa kasus, tantrum juga mungkin berhubungan dengan kondisi kesehatan mental, termasuk intermittent explosive disorder, borderline personality disorder, bipolar disorder, obsessive-compulsive disorder (OCD), narcissistic personality disorder, post-traumatic stress disorder (PTSD), depression dan anxiety disorders, Tourette syndrome, bahkan substance use disorder.

.Ilustrasi tantrum/ Foto: Freepik

Jenis-jenis Tantrum pada Orang Dewasa

Pada anak-anak, tantrum cukup umum dan jelas. Sedangkan pada orang dewasa, mereka bisa terlihat sedikit berbeda. Berikut adalah jenis-jenis adult tantrum yang perlu diwaspadai:

Silent Fit
Dalam beberapa kasus, orang dewasa dapat membuat ulah dalam diam tanpa mengungkapkan rasa frustrasi mereka secara verbal. Contohnya bisa menghentakkan kaki, menghalangi jalan seseorang, atau mondar-mandir seperti orang yang sedang gelisah.

Ranting Spree
Dalam kasus lain, orang dewasa dapat mengomel seperti berteriak, menghina, dan membentak. Cara lain dari temper tantrum dewasa ini mungkin terlihat seperti membanting pintu.

Whining
Ketika orang dewasa mengamuk, mereka mungkin mengekspresikan frustasi mereka dengan menangis, merintih, atau bahkan merengek. Contohnya bisa termasuk terengah-engah karena marah atau berteriak.

Apabila kamu merasa bahwa kamu pernah melakukan hal-hal yang disebutkan di atas, mungkin secara tidak sadar kamu sedang mengalami tantrum. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

  • Kenali trigger yang membuatmu merasakan hal yang tidak nyaman sehingga kamu mengeluarkan tantrum
  • Melakukan latihan untuk menenangkan diri sendiri seperti progressive muscle relaxation, deep breathing serta meditation
  • Mengomunikasikan apa yang membuatmu merasa tidak nyaman secara emosional atau marah kepada orang yang kamu percaya
  • Konsultasikan diri ke pihak profesional apabila kamu masih belum bisa mengatasi masalah tantrum pada diri kamu

[Gambas:Audio CXO]

(DIP/DIR)