Interest | Wellness

Bahaya Main Handphone Sebelum Tidur

Selasa, 18 Oct 2022 19:30 WIB
Bahaya Main Handphone Sebelum Tidur
Jakarta -

Tentu sulit bagi generasi kini untuk meninggalkan gadget-nya meskipun hanya untuk semenit saja. Bahkan, untuk tidur pun setiap orang memiliki kebiasaannya masing-masing dengan handphone-nya, mulai dari membaca e-book, mendengarkan lagu, menonton YouTube, scrolling Instagram dan TikTok, atau hanya sekedar chatting atau menelepon seseorang hingga terlelap. Memang tidak dapat kita pungkiri bahwa banyak hal yang bisa dilakukan oleh kita hanya dalam genggaman handphone. Namun, tak banyak yang mengetahui atau mungkin menyangkal fakta bahwa main handphone sebelum tidur sebenarnya berbahaya. Jika kamu bertanya dimana letak bahayanya, berikut ini adalah beberapa hal yang dapat disebabkan oleh bermain handphone kala hendak tidur.

Mendorong otak untuk terus beraktivitas
Meskipun kebiasaan ini terkesan harmless, bermain handphone saat mau tidur sebenarnya memiliki dampak yang besar pada kesehatan tubuh keseluruhan. Sebagai contohnya, terus-terusan scrolling media sosial akan membuat kamu tetap terjaga, menstimulasi otak, serta memperlambat fase tidur REM (rapid eye movement). Faktanya, ketika otak terus-terusan bekerja, maka kamu akan lama terjaga dan waktu tidur pun semakin terlambat.

Menghasilkan kualitas tidur yang buruk
Dilansir dari thehindu, sebanyak 72,4% orang dalam survey terbukti memiliki kualitas tidur yang buruk akibat sering bermain handphone sebelum tidur. Survey yang dilakukan oleh National Institute of Mental Health and Neuro Sciences (NIMHANS) menyatakan bahwa penggunaan handphone ketika hendak tidur dapat memengaruhi kualitas tidur karena penggunaan berlebihan dapat berujung pada kelelahan dan insomnia.

Dampak buruk dari cahaya handphone
Blue light yang dihasilkan oleh handphone adalah warna buatan yang meniru cahaya pada siang hari. Fitur ini bisa sangat bermanfaat di siang hari, tapi blue light adalah kebalikan dari apa yang kita butuhkan di malam hari ketika kita sedang bersantai dan siap untuk tidur. Bahkan, jumlah kecil cahaya buatan dari layar handphone dapat menyebabkan penundaan ritme sirkadian, yaitu proses internal tubuh yang mengatur siklus tidur-bangun yang diulangi kira-kira setiap 24 jam

Penelitian juga menemukan korelasi antara tingkat melatonin yang ditekan oleh paparan blue light. Melatonin sendiri adalah hormon yang bertanggung jawab untuk mengendalikan siklus tidur dan bangun. Ketika tubuh kehabisan melatonin, maka kita dapat mengalami insomnia, kelelahan di siang hari, dan mudah untuk marah.

Mengakibatkan emotional stress karena konten-konten tertentu
Ketika kita hendak tidur, seharusnya pikiran berada pada kondisi damai dan tenang. Namun, bermain handphone ketika hendak tidur dapat mengintervensi dan menghasilkan dampak yang signifikan pada perasaan tersebut. Mungkin saja ketika kita hendak tidur dan memilih untuk scroll TikTok atau Instagram dan konten yang muncul justru membuat kesal atau sedih. Rasa kesal, stres, dan cemas ini dapat menjadi alasan utama gangguan tidur. Bahkan, hal ini juga dapat memicu penundaan fase tidur REM yang membuat kita malah melamun saat terjaga.

Itulah beberapa hal yang seharusnya dijadikan pertimbangan bagi kamu untuk menghentikan kebiasaan bermain handphone saat hendak tidur. Gadget memang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup kita sehari-hari, tetapi gadget juga dapat mengganggu kehidupan apabila kita tidak menahan diri. Bangunlah komitmen pada diri sendiri untuk menghindari handphone ketika hendak tidur karena perubahan kecil seperti ini dapat membantu kita mengoptimalkan tidur dan memaksimalkan waktu istirahat.

[Gambas:Audio CXO]

(DIP/alm)

NEW RELEASE
CXO SPECIALS