Interest | Wellness

Awas! Hindari Nyeri Punggung dan Leher Sejak Muda

Sabtu, 09 Apr 2022 16:00 WIB
Awas! Hindari Nyeri Punggung dan Leher Sejak Muda
Jakarta -

Menginjak usia akhir 20-an, berbagai komplikasi yang sebelumnya sering diremehkan pun mulai bermunculan. Salah satu yang mengintai adalah nyeri pada bagian punggung dan leher. Hal ini biasanya disebabkan oleh duduk dengan postur yang buruk dalam waktu yang berkepanjangan.

Dengan semakin banyaknya aktivitas sehari-hari di depan layar komputer dan handphone, komplikasi ini pun semakin rentan diidap oleh generasi muda masa kini. Bahkan, komplikasi ini sudah banyak dialami oleh milenial. Oleh karena itu, gen Z perlu waspada akan bahaya yang sedang mengintai. Lantas, langkah pencegahan seperti apa yang perlu dilakukan?

Dilansir dari Sleepmaker, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari komplikasi tersebut. Berikut di antaranya.

  1. Jaga postur dudukmu saat bekerja
    Duduk terlalu lama dapat menyebabkan tekanan yang dua kali lebih besar pada tulang belakang dibandingkan berdiri. Oleh karena itu, pastikan punggungmu bersandar sepenuhnya pada sandaran kursi. Sebuah studi dari Journal Surgical Technology International menyatakan bahwa berat kepala orang dewasa berkisar antara 5-10kg. Jadi, ketika kamu menundukkan kepala untuk scrolling TikTok atau Instagram, itulah berat yang ditahan oleh leher dan pundakmu untuk waktu yang berkepanjangan.
  2. Atur posisi layar komputer
    Ketika bekerja di depan layar komputer, pastikan alis matamu sejajar dengan layar dan lututmu sedikit lebih tinggi dari pinggulmu. Selain itu, pastikan juga siku dan lengan lurus sejajar dengan lantai dan keyboard berada dalam jangkauan sehingga kamu tidak perlu menggerakkan sikumu. Yang terpenting, pastikan telapak kakimu menapak tegak lurus dengan lantai.
  3. Ambil istirahat sejenak
    Sempatkan diri untuk beristirahat sekali-kali di sela-sela kesibukanmu. Misal, menyeduh kopi, jalan ke toilet, atau aktivitas apa pun yang membuat tubuhmu lebih banyak bergerak. Dengan demikian, tak hanya mata yang beristirahat dari layar, tapi tubuhmu juga tidak melulu terpaku pada posisi yang sama terus-menerus.

Hal-hal tersebut mungkin sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian orang, tapi bagi sebagian lainnya, sebuah pengingat akan sangat membantu. Maka, terapkanlah kebiasaan-kebiasaan ini sejak dini sebelum mulai merasakan tanda-tandanya.

[Gambas:Audio CXO]

(HAL/DIR)

Author

Handoko Lun