Interest | Wellness

Kenapa Kita Tidur Memeluk Guling?

Senin, 11 Apr 2022 22:00 WIB
Kenapa Kita Tidur Memeluk Guling?
Jakarta -

Saat tidur, satu kebiasaan yang dimiliki banyak orang adalah memeluk barang empuk seperti bantal, guling, ataupun boneka. Tanpanya, tidur akan terasa kurang lengkap jika kita tidak menjadi big spoon untuk para objek-objek ini, seperti mendorong kita untuk merasa nyaman dan pewe, hingga membantu tidur. Bahkan, beberapa orang tidak bisa tidur tanpa memeluk guling atau boneka.

Menurut psikolog Stephanie Silberman, bantal atau guling merupakan objek yang dapat menjadi isyarat bagi tubuh dan otak yang seakan memberi sinyal bahwa waktu tidur sudah tiba dan saatnya kita istirahat. Memeluk guling juga dapat memberikan rasa aman yang secara tidak langsung dapat membantu mereka dengan masalah kecemasan untuk rileks.

Mungkin hal ini juga erat kaitannya dengan kebiasaan dari kecil dimana mungkin sewaktu tidur selalu ditemani dengan boneka-boneka binatang kesayangan atau pada beberapa orang, fabrik halus seperti kain maupun selimut yang dipeluk erat untuk membantu mereka tidur. Objek-objek tersebut dikatakan sebagai transitional object yang diberikan kepada anak-anak dari orangtua sebagai 'pengganti' sosok mereka di malam hari. Dari sini, masuk akal jika anak-anak merasa terjaga pada malam hari dengan hadirnya bantal, boneka, ataupun guling yang menemani mereka. Sehingga, kebiasaan ini lazim jika terbawa hingga usia dini.

.Ilustrasi peluk guling/ Foto: lotusmattress.com

Saat kita memeluk seseorang, tubuh kita melepaskan hormon yang dapat mempererat hubungan kita dengan orang tersebut. Oxytocin, hormon dan neurotransmitter yang dikeluarkan di bagian otak hipotalamus dapat membantu kita dalam merasa tenang dan mengurangi rasa stres pada tubuh. Sensasi ini dapat direfleksikan saat memeluk guling.

Selain alasan psikologis di atas, memeluk bantal saat tidur memiliki manfaat fisik lain seperti membantu mengatasi sleep disorder, yaitu sleep apnea dimana alur nafas seseorang tidak selancar yang seharusnya. Tidak hanya sampai situ, memeluk guling memberikan emotional comfort dalam tidur.

Pasalnya, bagi mereka yang memiliki kebiasaan ini merupakan orang yang menghargai ikatan hubungan yang kuat, terutama dalam hubungan keluarga. Hal ini dapat berarti bahwa mereka merupakan pribadi yang rela berkorban untuk orang-orang terdekat dan terkasih.

Kalau kamu sendiri, tipe yang memeluk guling saat tidur atau tidak nih?

[Gambas:Audio CXO]

(HAI/DIR)

Author

Hani Indita