Interest | Wellness

Online Therapy Service: Cara Baru Konsultasi dengan Psikolog

Rabu, 20 Jul 2022 12:00 WIB
Online Therapy Service: Cara Baru Konsultasi dengan Psikolog
Jakarta -

Banyak orang terutama anak muda sudah memiliki kesadaran mengenai kesehatan mental. Tapi sayangnya masih banyak yang tidak bertemu dengan terapis. Ada bermacam-macam alasan mengapa orang enggan untuk pergi ke psikolog. Beberapa di antaranya adalah terbatasnya akses terhadap layanan psikologi, mahalnya biaya konsultasi, dan juga ketakutan untuk menjalani sesi secara tatap muka.

Tapi, tahukah kamu kalau sekarang terapi juga bisa dilakukan secara daring? Melalui bantuan teknologi, online therapy service telah menjadi hal yang cukup umum ditemui. Berbeda dengan layanan konseling tradisional yang menggunakan metode tatap muka, online therapy memungkinkan kita untuk terhubung dengan psikiater atau psikolog melalui gawai seperti komputer, tablet, atau smartphone.

Kebanyakan online therapy bisa diakses melalui aplikasi, tapi ada juga yang bisa diakses melalui website. Nantinya, kamu bisa memilih jenis konseling yang dibutuhkan dan siapa psikolog yang akan membantumu. Selain itu kamu juga bisa memilih mode komunikasi yang ingin digunakan, yaitu chat, telepon, atau video call.

Hadirnya online therapy membuat layanan konseling menjadi lebih mudah untuk diakses bagi banyak orang. Akan tetapi, mungkin masih banyak juga yang skeptis terhadap efektivitas dari berkonsultasi secara daring. Online therapy memang memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri dibandingkan konseling tatap muka. Kira-kira apa saja yang bisa kamu dapatkan dari menjalani layanan konseling secara daring?

Online Therapy terbukti efektif
Gangguan mental memiliki spektrum yang luas dengan treatment yang berbeda-beda. Namun, beberapa jenis gangguan mental terbukti bisa diatasi dengan bantuan online therapy. Penelitian dari Andrews dkk pada tahun 2017 menemukan bahwa online therapy bisa mengatasi panic disorder, social anxiety disorder, dan generalized anxiety disorder. Tapi, keberhasilan dari online therapy juga bergantung kepada relasi yang dibangun antara individu dengan therapist mereka.

Mudah diakses
Sebelum ada online therapy, layanan konseling hanya bisa didapatkan di rumah sakit atau di kantor psikolog/psikiater yang membuka klinik. Hal ini membuat konseling tidak terlalu mudah untuk diakses, apalagi tak semua daerah memiliki klinik yang menyediakan konsultasi psikologis.

Lebih terjangkau dibandingkan konseling tatap muka
Biaya yang tinggi menjadi salah satu alasan mengapa masih banyak orang enggan pergi ke psikolog. Setiap sesi konseling bisa memakan biaya hingga ratusan ribu rupiah per jam. Tapi, beragam online therapy menyediakan pilihan konseling yang relatif lebih terjangkau dimulai dari puluhan ribu per sesi. Dengan adanya online therapy, Kita pun bisa memilih paket konseling yang lebih sesuai dengan budget yang dimiliki.

Lebih nyaman
Sebelumnya, untuk datang ke layanan konseling mungkin membutuhkan effort yang besar. Kita harus datang ke rumah sakit atau ke tempat praktik psikolog untuk menjalani sesi selama 1 jam. Selain itu, bertemu langsung dengan psikolog mungkin terasa menakutkan atau intimidating bagi beberapa orang. Sedangkan dengan online therapy, kita bisa menjalani sesi tersebut dari tempat dan setting yang nyaman bagi kita. Baik itu dari ruang tamumu, dari kamar tidurmu, atau dari ruang kerjamu.

Di samping kelebihan-kelebihan di atas, online therapy juga memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya adalah online therapy tidak bisa mengintervensi kondisi klien yang sedang mengalami situasi krisis. Misalnya, klien yang sedang mengalami situasi krisis seperti muncul keinginan bunuh diri atau depresi akut akan membutuhkan pertolongan langsung. Tapi hal ini tak bisa dilakukan apabila psikolog berada di tempat yang jauh dari klien.

Kelemahan lainnya dari online therapy adalah psikolog tidak bisa membaca ekspresi dan bahasa tubuh klien. Biasanya dalam sesi tatap muka psikolog akan membaca gerak-gerik atau bahasa tubuh dari klien untuk bisa memahami kondisi mereka. Hal ini tidak bisa dilakukan dalam online therapy, sehingga interaksi antara klien dan psikolog akan lebih terbatas.

Tak dapat dimungkiri, terkadang butuh waktu yang lama untuk menemukan psikolog yang cocok dan benar-benar bisa membantu kondisimu. Tetapi, online therapy bisa menjadi opsi yang layak untuk dicoba apabila kamu masih belum yakin untuk melakukan konseling tatap muka. Berikut adalah beberapa online therapy yang bisa kamu coba!

Riliv
Riliv adalah aplikasi kesehatan mental yang menawarkan layanan konseling online. Kamu bisa bercerita kepada psikolog dan konselor yang telah berlisensi. Kamu juga memiliki pilihan untuk bercerita secara anonim sehingga privasimu terjaga. Selain konseling, ada juga layanan meditasi dan cerita tidur yang bisa membantumu beristirahat dengan lebih tenang.

Kalm
Kalm adalah aplikasi konseling psikologi yang menyediakan layanan bagi para pengguna untuk bercerita kepada Kalmselors yaitu psikolog profesional yang terdaftar di aplikasi ini. Selain layanan konseling, Kalm juga menyediakan fitur Gratitude Journal di mana pengguna bisa mengisi diari harian mengenai hal-hal yang membuat mereka bahagia.

Ibunda.id
Ibunda.id adalah situs yang menyediakan tiga layanan. Pertama yaitu Counseling Corner yang merupakan konseling tatap muka, E-counseling yang merupakan konseling online, dan Couple Counseling Online yang merupakan konseling online untuk pasangan. Selain itu, mereka juga menyediakan berbagai konten pengembangan diri yang disampaikan oleh para ahli.

Bicarakan
Bicarakan adalah platform yang menyediakan layanan konseling baik tatap muka atau online. Di sini terdapat layanan psikologi untuk berbagai permasalahan, mulai dari adiksi, gangguan mood, kecemasan, konflik keluarga, hingga masalah karir atau pekerjaan.

[Gambas:Audio CXO]



(ANL/DIR)