Interest | Wellness

They Don't Talk About: Baby Blues

Rabu, 22 Jun 2022 13:19 WIB
They Don't Talk About: Baby Blues
Foto: Mom and Child/iStock
Jakarta -

Baby Blues merupakan kondisi yang sering dialami oleh wanita yang baru saja melahirkan, bahkan tercatat bahwa 4 dari 5 pasti mengalami kondisi ini. Namun sayangnya, banyak yang masih menyangkal apabila mereka mengalami Baby Blues dan kerap menutupinya. Padahal, Baby Blues adalah hal yang sangat normal terjadi.

Baby Blues itu sendiri adalah perasaan sedih yang mungkin dialami dalam beberapa hari pertama setelah melahirkan. Kondisi ini dapat mempengaruhi wanita dari segala ras, usia, pendapatan, budaya atau tingkat pendidikan. Kebanyakan orang mengalami Baby Blues 2 sampai 3 hari setelah bayi lahir dan bahkan bisa bertahan hingga 2 minggu. Kondisi atau perasaan ini biasanya hilang perawatan medis tidak begitu dibutuhkan.

Kondisi Baby Blues diakibatkan oleh perubahan hormon yang drastis. Setelah melahirkan, jumlah hormon estrogen dan progesteron tiba-tiba berkurang yang dapat menyebabkan perubahan suasana hati. Fluktuasi hormonal yang ekstrem ini membantu untuk memulihkan dan menyusutkan rahim kembali ke ukuran normal dan meningkatkan laktasi. Bagi sebagian orang, hormon yang dibuat oleh kelenjar tiroid bisa turun dengan tajam dan dapat membuat mereka merasa lelah serta tertekan. Tidak cukup tidur dan asupan makan yang tidak teratur karena harus terus-terusan merawat bayi dapat menambah perasaan ini.

Tidak hanya itu, masalah emosional juga merupakan kemungkinan penyebab lain dari Baby Blues. Perasaan gugup kala merawat bayi dan ketakutan mengenai kehidupan di masa mendatang yang sudah pasti berubah semenjak kehadiran anggota keluarga yang baru pasti menghasilkan perasaan sedih hingga tertekan. Dilansir dari healthline, berikut ini adalah tanda-tanda seseorang yang mengalami Baby Blues.

  • Merasa sedih atau mudah menangis karena pemicu yang kecil
  • Mengalami perubahan suasana hati atau menjadi sangat mudah tersinggung
  • Merasa tidak terikat dengan bayi
  • Kehilangan bagian dari kehidupan lama, seperti kebebasan untuk pergi keluar dengan teman-teman
  • Khawatir atau merasa cemas tentang kesehatan dan keselamatan bayi
  • Merasa gelisah atau mengalami insomnia, meskipun merasa kelelahan
  • Mengalami kesulitan membuat keputusan atau berpikir jernih

Apa yang harus dilakukan untuk menyembuhkan Baby Blues?

Sebenarnya tidak perlu melakukan apa pun untuk mengatasi Baby Blues karena kebanyakan orang akan kembali merasa normal ketika mereka menyesuaikan diri dengan peran baru mereka dan menyesuaikan diri dengan rutinitasnya. Namun, berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menyesuaikan diri dan memperbaiki kondisi Baby Blues.

  • Tidur dan istirahat sebanyak mungkin
    Dengan kondisi baru yang terjadi di rumah, tidur dan istirahat memang merupakan hal eksklusif yang sulit untuk didapatkan. Namun, usahakanlah untuk tetap beristirahat dan tidur jika memang sempat. Jangan paksakan diri untuk membenahi semuanya secara bersamaan.
  • Usahakan untuk tetap bergaul
    Mengelilingi diri dengan orang-orang yang disenangi tentu meningkatkan kesehatan mental yang dapat membuat kondisi Baby Blues akan membaik. Tidak harus selalu terapis, orang-orang terpercaya pun dapat diajak berbincang dan berkeluh kesah. Paling tidak, hal ini dapat mengurangi beban yang dirasakan.
  • Lakukan sesuatu yang disukai
    Menghabiskan seluruh waktu hanya untuk mengurus bayi dan mengerjakan pekerjaan rumah tentu sangat melelahkan. Agar tidak bosan dan tertekan dengan rutinitas yang itu-itu saja, usahakanlah untuk tetap menyisakan waktu untuk diri sendiri dengan melakukan hal yang disukai, apapun itu bentuknya.

Baby Blues adalah hal umum yang dialami ketika masa transisi untuk hidup dengan anggota keluarga yang baru. Untungnya, kondisi ini dapat hilang begitu saja dalam kurun waktu mingguan. Namun, jika kondisi ini masih terus menghantui bahkan setelah 2 minggu--atau jika gejala menjadi lebih parah--hubungi anggota keluarga, teman terpercaya, atau penyedia layanan kesehatan segera untuk menemukan jalan keluarnya.

[Gambas:Audio CXO]



(DIP/MEL)