Interest | Wellness

Mengenal Lebih Jauh Tentang Clean Beauty

Kamis, 16 Jun 2022 10:00 WIB
Mengenal Lebih Jauh Tentang Clean Beauty
Ilustrasi clean beauty Foto: Freepik
Jakarta -

Orang-orang kini lebih peduli tentang kesehatan dan lingkungan, sehingga itu membuat mereka mempertanyakan apa yang sebenarnya ada dalam produk yang rutin mereka gunakan untuk kulitnya. Walhasil banyak brand kosmetik mulai menyadari bahwa konsumennya saat ini cenderung mencari produk kecantikan dan kosmetik yang tidak membahayakan. Jika sebelumnya kita sudah membahas perihal Blue Beauty yang mengacu pada perlindungan lautan dari bahan kimia yang biasa ditemukan pada produk kecantikan, salah satunya oxybenzone dan octinoxate pada tabir surya, kini saatnya kita membahas mengenai Clean Beauty.

Clean Beauty adalah istilah yang secara luas diartikan sebagai produk kecantikan yang diklaim tidak mengandung bahan yang terbukti atau diduga membahayakan kesehatan manusia. Produk yang menganut Clean Beauty diyakini memiliki bahan-bahan yang aman dan tidak beracun. Meski begitu, Clean Beauty tidak harus selalu menggunakan bahan yang serba alami, bebas pengawet, dan yang lain-lainnya, melainkan keidentikannya dengan bahan-bahan yang tidak membahayakan kesehatan kita. Alih-alih fokus pada embel-embel "natural" dan "organik", produk Clean Beauty berfokus pada menghilangkan racun sebanyak mungkin dari produk harian kita.

.Ilustrasi memakai produk clean beauty/ Foto: Freepik

Kulit adalah organ terbesar kita yang menyerap semua yang kita aplikasikan. Kita harus memastikan apa yang kita kenakan pada kulit, karena kulit dapat menyerap bahan-bahan produk kecantikan layaknya spons ke dalam tubuh. Jika kita mengaplikasikan bahan kimia yang berpotensi beracun, bahan-bahan ini maka akan diserap ke dalam tubuh dan dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, sensitivitas, atau bahkan masalah kesehatan yang lebih rumit seperti kanker kulit, masalah sistem saraf, masalah reproduksi, dan banyak lagi.

Clean Beauty memang sebuah spektrum, tetapi terdapat beberapa bahan yang benar-benar harus dihindari. Bahan-bahan seperti paraben, parfum, senyawa aluminum, ethoxylated agents, formaldehida, refined petroleum, hydroquinone, talc, triclosan, silica, dan oxybenzone merupakan bahan-bahan berbahaya yang dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan kulit dan tubuh apabila terus-terusan digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

.Ilustrasi produk clean beauty/ Foto: Freepik

Selain terbuat dari bahan-bahan yang bebas racun, produk kecantikan berbasis Clean Beauty tetap harus aman bagi planet dan lingkungan karena mengandung elemen-elemen tidak beracun sebagai bahan dasar. Karena hal inilah, kita sebagai konsumen memiliki banyak tanggung jawab untuk memperhatikan apa saja yang terkandung di dalam sebuah produk.

Mulai sekarang, kita tetap harus jeli dalam mempertanyakan produk yang kita pilih untuk kulit, karena kebenaran dari produk tersebut terdapat di dalam daftar bahan-bahan yang digunakan. Namun, bukan berarti semua produk yang tidak menggunakan label natural dan organik membahayakan, mungkin saja secara tidak sadar kamu memiliki beberapa produk Clean Beauty yang terdapat di meja riasmu. Yang sudah pasti, untuk mengetahui apa yang harus kamu cari, kamu pun harus mengetahui apa yang perlu dihindari.

[Gambas:Audio CXO]

(DIP/DIR)