Inspire | Human Stories

Baca Buku di KRL, Cara Asyik dan Beda Menikmati Buku Favoritmu

Selasa, 27 Feb 2024 19:00 WIB
Baca Buku di KRL, Cara Asyik dan Beda Menikmati Buku Favoritmu
Foto: Dian Rosalina - CXO Media
Jakarta -

Di mana tempat kamu baca buku terakhir kali? Mungkin sebagian besar jawaban dari kamu adalah perpustakaan atau bahkan di kamar   bahkan kamu bisa juga lupa kapan terakhir kali membaca buku. Membaca buku di perpustakaan, di kafe, atau di rumah mungkin hal yang membosankan, tapi pernahkah kamu mencoba untuk membaca di ruang publik seperti baca buku di KRL?

Ya, Baca Buku di KRL merupakan sebuah gerakan baru yang diinisiasi oleh Gramedia bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan KAI Commuter untuk mengajak masyarakat menikmati membaca buku dengan cara baru. Sekarang kamu dan para penumpang Commuter line bisa merasakan pengalaman baru membaca berbagai macam buku lewat instalasi rak buku yang disediakan di stasiun-stasiun kereta secara gratis, lho.

"Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan Nusa Membaca yang diinisiasi Gramedia dalam rangka untuk menumbuhkan minat baca atau meningkatkan literasi di Indonesia. Bekerja sama dengan KAI dan KAI Commuter Line, Gramedia menyediakan 500 buku digital dan kurang lebih ada 1000 buku fisik yang sudah kami sediakan per hari dan renewal setiap hari," kata Manager Public Relation Gramedia, Rezza Patria Wibowo kepada CXO Media di sela-sela acara Indonesia Book Party di Kebun Raya Bogor, Sabtu (24/2).

Melalui program ini, para penumpang KRL bebas mengambil buku yang sudah tersedia di rak 'Baca Buku di KRL' untuk dibaca selama di stasiun maupun selama perjalanan dalam kereta. Setelah membaca, penumpang diharapkan untuk mengembalikan ke rak yang sama ketika sampai stasiun tujuan, seperti tagline yang tertulis di instalasi rak buku tersebut yakni "Ambil, Baca, dan Kembalikan".

Rezza pun menambahkan kegiatan ini tidak hanya akan diadakan di KRL saja, namun akan dilakukan di berbagai ruang publik dan juga di transportasi lainnya seperti TransJakarta, MRT, maupun LRT. Baca Buku di KRL bisa menjadi salah satu campaign yang diharapkan bisa menarik perhatian penumpang untuk lebih tertarik membaca di ruang publik.

"Yang pertama adalah baca buku di KRL nantinya akan kami sebarkan jadi nama kegiatannya adalah "Baca Buku di.." akan ada di KRL, Taman, Transjakarta, nanti akan kami sebarkan. Nama kegiatan sengaja kami setting seperti itu agar kegiatan selanjutnya bisa digunakan di mana-mana," ungkapnya.

Baca Buku Sambil Piknik di Kebun Raya Bogor

Dalam menjalankan campaign ini, Gramedia tidak sendirian. Mereka pun mencoba menggandeng komunitas yang fokus pada kegiatan serupa yakni Indonesia Book Party. Pada Sabtu lalu, tim CXO Media mendapatkan kesempatan untuk merasakan secara langsung Baca Buku di KRL dan ikut piknik menikmati buku bersama dengan komunitas Indonesia Book Party.

Founder Indonesia Book Party dan Jakarta Book Party, Samuel Pandiangan mengatakan piknik sambil membaca di Kebun Raya Bogor ini menjadi kegiatan mereka yang pertama bersama, antara Jakarta Book Party dan Bogor Book Party. Dalam kegiatan ini, mereka ingin mengajak anak-anak muda untuk menikmati buku dengan cara yang berbeda secara bersama-sama. Seperti membaca, hingga berdiskusi tentang buku-buku yang mereka baca.

Ia pun mengungkapkan ikut andilnya Indonesia Book Party dalam 54th Anniversary Gramedia tidak terlepas dari dukungan yang Gramedia lakukan selama ini untuk komunitas mereka. Salah satunya lewat membaca buku di ruang-ruang publik.

"Sebenarnya itu align banget dengan tujuan dari Indonesia Book Party ini sendiri karena kita kan berangkat dari keresahan kalau baca buku selama ini dianggap sangat serius dan aneh kalau baca di ruang publik. Kami ingin mengalahkan stigma itu dan ingin pandangan baca buku di ruang publik itu semenyenangkan itu. Makanya saat ngobrol dengan Gramedia tentang keresahan ini, mereka pun punya ide yang sama. Akhirnya terealisasikanlah kegiatan ini," kata Samuel kepada CXO Media.

Sementara itu, Rezza mengatakan kegiatan ini juga menjadi bagian dari gerakan Nusa Membaca, di mana pada pukul 10 pagi Sabtu lalu ada 30 titik kota di Indonesia secara serentak membaca buku bersama dengan 100 komunitas. Semesta Buku merupakan kegiatan untuk menyebarkan akses buku seluas mungkin.

"Jadi akses bukunya dibentuk seperti ngobral buku, kami menyediakan buku-buku dengan harga yang lebih terjangkau untuk bisa diakses ke masyarakat. Saat ini ada lebih dari 30 titik mulai dari Aceh hingga Papua ada 100 komunitas yang ikut bersama-sama seperti yang kita lakukan (membaca buku) di jam 10.00 pagi ini," ujarnya.

Nantinya, Gramedia merencanakan untuk merutinkan acara seperti ini dan tidak hanya kepada satu komunitas saja. Mereka berniat untuk mencoba kolaborasi sebanyak mungkin dengan berbagai komunitas, pihak swasta, maupun perbankan untuk menumbuhkan kesadaran literasi lebih luas lagi layaknya seperti masyarakat di negara-negara maju lainnya.

"Saat ini mungkin kami masih bersama dengan Jakarta Book Party, tapi Gramedia juga ingin mengajak komunitas-komunitas lain yang mau mengadakan kegiatan serupa atau yang punya semangat yang sama untuk menyebarkan virus literasi menyebarkan akses buku kita ajak bareng-bareng untuk berkegiatan bersama untuk meningkatkan minat baca di masyarakat tentunya," tutup Rezza.

[Gambas:Audio CXO]

(DIR/tim)

NEW RELEASE
CXO SPECIALS