Insight | General Knowledge

Swifties Desak Taylor Swift untuk Buka Suara Soal Palestina Lewat "Speak Now, Taylor"

Selasa, 04 Jun 2024 17:30 WIB
Swifties Desak Taylor Swift untuk Buka Suara Soal Palestina Lewat
Swifties Desak Taylor Swift untuk Buka Suara Soal Palestina Lewat “Speak Now, Taylor”/Foto: Getty Images: Kevin Mazur
Jakarta -

Terhitung delapan bulan setelah Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina, tetapi baru sedikit selebriti yang bersuara tentang kejahatan tersebut.

Swifties—sebutan untuk penggemar Taylor Swift—pun tidak tinggal diam. Selama satu pekan, mereka meramaikan dunia maya dengan tagar #SwiftiesforPalestine dan mengunggah cuitan berisi surat terbuka yang diberi judul "Speak Now, Taylor." Surat terbuka tersebut mendesak pelantun lagu "Speak Now" tersebut untuk menggunakan platformnya untuk membantu masyarakat Palestina yang terdampak oleh genosida Israel.

"Dear Taylor, sebagai artis yang terkenal secara internasional, suara Anda memiliki kemampuan untuk memengaruhi dan menarik perhatian terhadap masalah-masalah krusial yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Hari ini, saya menulis surat ini untuk mendesak Anda agar bersuara menentang krisis kemanusiaan yang terjadi saat ini dan genosida yang telah berlangsung selama beberapa dekade di Palestina," bunyi pernyataan tersebut.

"Berbicara tentang genosida di Palestina tidak hanya sejalan dengan sejarah Anda dalam memberikan advokasi bagi para korban, namun juga dapat mendorong jutaan penggemar Anda untuk belajar dan mengambil tindakan untuk membantu. Dengan menyoroti kebutuhan mendesak warga Palestina, Anda dapat menggalang dukungan untuk bantuan kemanusiaan segera. Tindakan terkecil Anda dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam memperkuat seruan untuk mendesak perubahan nyata," susul pernyataan tersebut.

Sejak 2023, pemerintah Israel telah menunjuk Rafah sebagai wilayah bagi warga Palestina untuk mengungsi. Tetapi ironisnya, Israel malah tetap melakukan serangan hingga ke Rafah dan menewaskan ratusan warga Palestina. Pada hari yang sama, perhelatan glamor Met Gala diselenggarakan. Alih-alih pada Rafah, semua perhatian global malah tertuju pada selebriti papan atas yang berbalut pakaian dengan desain avant-garde. Wajar jika amarah masyarakat global terhadap figur publik makin memuncak.

Fans dari berbagai penyanyi dan artis lain turut mendesak idolanya untuk buka suara tentang situasi di Palestina, hingga membuat gerakan #Blockout2024 untuk memblokir akun media sosial segelintir selebriti dengan pengikut terbanyak yang masih tak bersuara. Dengan aksi ini, diharapkan pendapatan yang diterima oleh seleb papan atas dari iklan akan berkurang. Salah satu nama yang sering muncul dalam daftar #Blockout2024 adalah Taylor Swift. Tak dapat dimungkiri, Taylor Swift memang telah menjadi solois wanita dengan penggemar yang tersebar di berbagai penjuru dunia.

Tidak hanya surat terbuka, tapi para Swifties juga melakukan beberapa aksi solidaritas untuk Palestina seperti memberikan edukasi terkait apa yang terjadi di Palestina, mengumpulkan donasi, hingga melambungkan poster "Free Palestine" di konser Taylor Swift.

Mengapa penting untuk bersuara terkait isu Palestina?

Intensitas genosida yang dilakukan Israel terus meningkat dan telah membuat puluhan ribu korban berjatuhan, tetapi nyatanya banyak yang masih bungkam terhadap tindak kriminal tersebut. Perkaranya sederhana; siapa yang bisa diam saat satu wilayah dibumihanguskan dan ratusan manusia termasuk anak kecil maupun lansia dibunuh? You don't stay silent on genocide.

Ini bukan soal politik. Ini soal kemanusiaan; aksi apa yang bisa dilakukan—terlebih jika kita memiliki pengaruh besar dan platform masif yang dapat menjadi alat untuk mengubah situasi atau membantu mereka yang terdampak. Jadi, wajar jika para fans merasa kecewa terhadap masing-masing idolanya.

Suara mereka berharga

Nicola Coughlan, aktris dari serial TV populer Netflix Bridgerton, berhasil membantu penggalangan dana untuk Palestina sebesar USD$5000 dalam 50 menit. Tentu, dana yang disumbangkan dapat berlipat ganda lagi jika selebriti dengan fandom raksasa seperti Taylor Swift juga turut andil dalam melangsungkan aksi solidaritas kepada warga Palestina.

Jika para selebriti bisa membuat produk yang mereka pakai terjual habis hanya dengan hitungan detik, bayangkan perubahan yang bisa mereka buat untuk setidaknya meringankan penderitaan dan mengamplifikasi suara warga Palestina.

Sampai kapan mereka akan terus diam?

[Gambas:Audio CXO]

(HAI/alm)

Author

Hani Indita

NEW RELEASE
CXO SPECIALS