Interest | Art & Culture

Shounen Vs Shoujo

Jumat, 10 Jun 2022 14:00 WIB
Shounen Vs Shoujo
Shounen Vs Shoujo Foto: Flickr
Jakarta -

Dalam dunia perfilman, kita mengenal genre yang diterapkan sebagai tema besar untuk memberikan gambaran kepada penonton komposisi yang akan ditunjukkan dalam film tersebut. Jika kamu penggemar anime, pastinya tidak asing lagi dengan istilah shounen dan shoujo. Sama halnya dengan genre, shounen dan shoujo merupakan indikasi bentuk anime yang berbasis pada demografis target peminatnya.

Secara harfiah, shounen (少年) berarti pemuda laki-laki, dan shoujo (少女) berarti gadis. Hal ini menunjukkan bahwa shounen merupakan genre anime, manga, ataupun video games yang ditargetkan kepada anak laki-laki yang masih menginjakkan kaki di sekolah, sementara genre shoujo lebih ditargetkan kepada anak perempuan. Meski demikian, keduanya tetap dapat dinikmati oleh siapa pun, terlepas dari jenis kelamin maupun umur peminatnya.

Baik shounen atau shoujo memiliki karakteristik yang berbeda mulai dari karakter utama, jalan cerita, hingga style penggambaran anime atau manga secara keseluruhan. Berikut ini adalah perbedaan-perbedaan utama dari shounen dan shoujo yang dapat dilihat untuk mengidentifikasi keduanya.

.Shounen One Piece/ Foto: Adobe Stock

Karakter utama

Faktor yang satu ini menjadi penentu yang umum dalam membedakan tipe shounen dan shoujo. Umumnya, jika pemeran utama dalam anime atau manga merupakan seorang laki-laki, maka anime tersebut masuk dalam kategori shounen.

Cerita

Mengingat bahwa shounen memiliki target audiens laki-laki, maka biasanya cerita shounen lebih berkutat dalam petualangan yang dibalut dengan laga, seperti cerita-cerita superhero. Drama, komedi, pertempuran, maupun coming of age sering muncul dalam shounen, seperti Naruto, Attack on Titan, One Piece, dan lainnya.

.Sailormoon/ Foto: IMDb

Sementara, secara umum, shoujo lebih menitikberatkan cerita tentang pertemanan ataupun romansa ketimbang pertarungan ataupun laga. Meski demikian, beberapa shoujo juga ada yang menyorot cerita kekuatan super seperti Sailor Moon dan Tokyo Mew Mew, tentunya dengan karakter-karakter utama yang terdiri dari kelompok perempuan.

Konflik

Tentunya, drama ataupun konflik akan dialami oleh karakter-karakter dalam anime shounen atau shoujo. Namun drama yang tertera dalam shounen biasanya dituangkan dalam bentuk pertempuran seperti melawan musuh, ataupun mengarungi character's arc.

.Kimetsu No Yaiba/ Foto: Flickr

Karakteristik drama dalam shounen biasanya menyorot hal-hal yang positif seperti keberanian, percaya pada diri sendiri, ataupun semangat membara untuk tidak menyerah dalam menghadapi rintangan. Namun, hubungan romansa ataupun kekuatan pertemanan dan teamwork dapat juga terselip di antara aksi-aksi tersebut. Sehingga, tema seperti pengembangan karakter, kedisiplinan ataupun pengorbanan sering kali hadir dalam shounen.

Sementara itu, shoujo lebih menyorot tema ringan seperti kecemburuan, kesalahpahaman, atau konflik-konflik yang umum terjadi dalam lingkup pertemanan dan hubungan romantis lain. Sehingga, shoujo lebih bermain pada tema-tema yang sering ditemui dalam keseharian.

.Zinetsu/ Foto: Flickr

Gambar

Style penggambaran karakter juga merupakan faktor pembeda antara shounen dan shoujo. Karakter dalam shoujo biasanya diilustrasikan dengan detail yang lebih pada bagian wajah seperti mata yang besar dan bersinar, dengan latar belakang yang ketimbang lebih soft. Sementara, shounen lebih menitikberatkan pada fungsi shading untuk mengekspresikan perasaan ataupun intensitas dari sebuah panel.

Kalau kamu sendiri, lebih minat menikmati shoujo atau shounen? Atau bahkan keduanya?

[Gambas:Audio CXO]

(HAI/HAL)

Author

Hani Indita