Interest | Art & Culture

Kiat-Kiat Menjadi Pengunjung Pameran yang Baik

Jumat, 15 Apr 2022 20:00 WIB
Kiat-Kiat Menjadi Pengunjung Pameran yang Baik
Jakarta -

Ada banyak sekali pameran seni yang bisa dikunjungi. Masyarakat pun antusias menyambut pameran seni ini. Di era digital ini pun, siapa saja bisa dengan mudah membagikan foto di media sosial, termasuk juga membagikan foto ketika mengunjungi pameran. Karya seni yang memiliki daya tarik estetika pun seringkali menjadi sasaran konten media sosial bagi para pengunjung. Sekarang, berswafoto di depan karya seni pun sudah menjadi tren bagi banyak orang. Tentu saja, membagikan momen-momen kalian ketika berkunjung di pameran seni adalah wujud apresiasi yang valid terhadap seniman dan karya seni.

Meski setiap orang bebas memiliki caranya tersendiri dalam menikmati karya seni, ada hal-hal yang harus diperhatikan ketika mengunjungi pameran. Misalnya, dalam sebuah pameran pasti ada ketentuan yang memuat apakah sebuah karya boleh disentuh atau tidak. Atau, ketentuan bahwa sebuah karya tidak boleh difoto menggunakan flash. Namun, ternyata tak semua pengunjung pameran sadar akan adanya ketentuan-ketentuan ini. Bahkan, beberapa kali terdapat kasus di mana instalasi seni rusak karena perilaku pengunjung.

Misalnya, pada tahun 2018 karya seniman Yayoi Kusama di Museum MACAN rusak karena ulah beberapa pengunjung. Selain itu, pada pagelaran Artjog tahun 2018 yang lalu, sebuah karya seni milik Handiwirman yang berjudul Toleranintoleransi mengalami retak karena terlalu sering diinjak oleh pengunjung. Kasus-kasus ini menunjukkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat terhadap pameran seni tidak dibarengi dengan pemahaman untuk menjadi pengunjung yang baik. Lantas, apa saja hal-hal yang harus diperhatikan ketika mengunjungi pameran? Ini dia kiat-kiat agar kita bisa menjadi pengunjung pameran yang baik!

Perhatikan apakah karyanya boleh disentuh atau tidak
Pada umumnya, karya seni tidak boleh disentuh oleh pengunjung. Bahkan, ada garis batas yang menandakan jarak dari mana pengunjung bisa menikmati karyanya. Hal ini bertujuan untuk menjaga keutuhan karya sebagaimana wujud aslinya dan menghindari segala kerusakan yang bisa terjadi apabila karya tersebut disentuh. Namun, ada juga beberapa instalasi seni yang sifatnya interaktif dan justru harus disentuh agar bisa dinikmati. Untuk mengetahui apakah sebuah karya seni boleh disentuh atau tidak, kalian bisa membaca keterangan yang ditempel di dekat karya. Keterangan ini berisi peraturan-peraturan selama berada di pameran. Apabila kalian masih tidak yakin, kalian bisa bertanya kepada petugas yang sedang berjaga di sekitar situ untuk memastikan.

Berfoto tanpa mengganggu pengunjung yang lain
Dengan berfoto dan membagikannya di media sosial, kita bisa mengabadikan momen-momen di pameran seni dan juga meningkatkan exposure dari suatu karya seni. Tentu saja, ini hal yang baik dalam rangka mengapresiasi pameran seni yang diadakan. Tapi, jangan sampai kita terlarut dalam berfoto-foto sehingga mengganggu kenyamanan pengunjung yang lain. Untuk mengambil sebuah foto di pameran, biasanya kita tidak puas dengan satu kali foto saja. Sehingga, kita harus mengambil foto berkali-kali sampai akhirnya puas dengan hasilnya. Namun dalam keadaan pameran yang ramai pengunjung, waktu dan space yang kita ambil untuk mengambil foto bisa saja menghalangi orang lain untuk menikmati karyanya. Oleh karena itu, ketika sedang mengambil foto, pastikan orang lain juga mendapat kesempatan untuk menikmati karyanya tanpa harus terganggu dengan kita yang sedang berfoto ria. Selain itu, pastikan juga kalian tidak menggunakan flash ketika berfoto.

Kenali siapa senimannya
Mengunggah foto sebuah instalasi seni di media sosial bisa meningkatkan exposure dan membuat karya seni menjadi semakin diapresiasi oleh khalayak luas. Tapi, jangan lupa bahwa di balik setiap karya seni yang kita nikmati di pameran, ada kerja keras dari seniman yang membuatnya. Nama seniman yang membuat karya akan dicantumkan di setiap keterangan karya. Dengan mengetahui siapa senimannya, kita bisa menjelajahi karya-karya mereka yang lain dan juga mengetahui lebih lanjut mengapa mereka membuat karya ini. Jadi, ketika kalian mengunggah foto di media sosial, pastikan juga kalian memberi credit yang layak kepada seniman yang membuat karyanya.

Pastikan apakah harus registrasi dulu sebelum datang
Di kala pandemi yang berangsur membaik, banyak pameran seni kembali mengundang pengunjung untuk bisa datang secara langsung. Meski begitu, tentunya kapasitas pengunjung disesuaikan dengan protokol kesehatan yang berlaku. Untuk menyesuaikan kapasitas pengunjung, beberapa pameran memberlakukan registrasi secara online bagi pengunjung yang ingin datang. Oleh karenanya, sebelum kalian datang ke pameran, pastikan terlebih dahulu apakah kalian harus melakukan registrasi.

Wear Your Best Outfit!
Meski ada ketentuan yang harus diperhatikan ketika mengunjungi pameran, jangan sampai kalian lupa untuk bersenang-senang. Sebab, pameran seni bisa menjadi ajang rekreasi yang menyenangkan sekaligus kesempatan untuk lebih mengenal karya-karya dari para seniman. Untuk itu, jangan lupa juga untuk mengenakan outfit terbaik kalian! Dengan menggunakan pakaian yang kalian sukai, hunting foto di pameran seni tentunya akan menjadi lebih menyenangkan.

Itu dia kiat-kiat menjadi pengunjung pameran yang baik! Sebenarnya, yang terpenting adalah untuk membaca dan memperhatikan informasi terkait ketentuan dalam setiap pameran yang diselenggarakan. Sehingga, kita bisa menikmati pameran seni secara maksimal dengan tetap menghormati karya-karya dari seniman. Selamat menjelajahi pameran seni!

[Gambas:Audio CXO]



(ANL/MEL)