Interest | Wellness

December Detox: Membersihkan Kepala, Ruang, dan Harapan

Senin, 22 Dec 2025 14:38 WIB
December Detox: Membersihkan Kepala, Ruang, dan Harapan
Foto: iStock
Jakarta -

Tidak terasa, kita sudah semakin dekat dengan tahun yang baru. Bulan Desember pun hampir berakhir. Ada banyak perasaan yang kita alami saat ini, misalnya keresahan, kelegaan, keraguan, ada pula perasaan berserah. Semua perasaan yang kita alami pada tahun 2025 ini rasanya kita alami kembali pada bulan ini ya.

Tanpa sadar kita mengalami kilas balik semua pengalaman dan kejadian di tahun ini. Bulan Desember ini datang membawa perasaan yang cukup campur aduk. Dapat kita akui banyak yang kita alami pada 2025 ini, mulai dari konflik dunia, ketidakpastian ekonomi, masalah kepemerintahan, serta berbagai bencana yang ada. Segala pengalaman dan perasaan yang datang membuat emosional pun turut kelelahan.

Tahun yang cukup berat, tapi ada satu hal melegakan. Kita semua sudah melalui masa-masa tersebut. Tentu masih ada masa-masa berat yang sedang kita lalui saat ini, tapi yang kita tau pasti, 2025 sudah kita lalui dengan baik. Segala kejadian yang telah kita lalui memberikan kita pertumbuhan, pelajaran, dan tentunya peluang untuk memulai lembaran baru.

.Ilustrasi detoks/ Foto: Pexels

Memulihkan Diri di Akhir Tahun

2025 merupakan tahun yang berat namun berharga. Tanpa terasa kita sudah memasuki akhir dari tahun yang berharga ini. Mulai banyak ajakan bertemu dan rencana liburan yang datang, tetapi banyak juga pekerjaan yang selesai, agenda yang ditutup, dan acara-acara penutupan.

Momen ini menjadi ruang alami untuk memberi jeda pada tubuh dan pikiran kita. Akhir tahun selalu membawa dua hal yang memang saling melengkapi. Kelelahan terhadap segala informasi dan ekspektasi, tapi di sisi lain hadir kesempatan untuk beristirahat sejenak.

Bulan Desember sebagai akhir tahun ini dapat kita manfaatkan sebagai periode transisi untuk evaluasi, melepaskan segala pikiran dan beban, serta membangun kembali kesadaran untuk memasuki fase baru. Beristirahat bukanlah sekedar tidak melakukan apa-apa, tetapi kita perlu memberi ruang pada diri kita sendiri.

Mulai dari membersihkan kepala kita dari berbagai pikiran, baik yang telah terjadi maupun tidak. Selain pikiran kita, tubuh kita pun perlu beristirahat. Detoks akhir tahun ini dapat kita lakukan dalam beberapa aspek, di antaranya:

  1. Ketenangan Mental
    Membersihkan pikiran dari rasa-rasa yang ada. Hal-hal yang telah tersimpan di dalam pikiran, segala ketakutan, rasa bersalah, penyesalan, dan hal-hal lainnya perlu dikeluarkan agar pemikiran tersebut tidak membebani kita terus menerus. Membersihkan pikiran bukan mengenai tidak memikirkan apapun, melainkan memberi ruang agar kita bisa bernafas kembali dan mampu merasakan hal-hal lain secara fokus.

  2. Digital Detox
    Membatasi kegiatan digital kita, dimana segala notifikasi dan informasi yang masuk harus disortir kembali agar tidak menimbulkan kecemasan dalam pikiran kita dan menimbulkan kelelahan fisik karena terus terpaku pada layar. Dengan segala informasi dari berbagai penjuru, ada baiknya kita mulai membatasi hal-hal yang masuk pada pikiran kita dan hal tersebut dimulai dari mengurangi screen time secara berkala.
  3. Pemulihan Emosional
    Pikiran pun tidak hidup sendiri, pemikiran kita dipengaruhi oleh tubuh dan ruang tempat kita berkegiatan. Ada perlunya kita menata kembali lingkungan hidup kita, kegiatan sosial kita, kenyamanan rumah, dan juga kesehatan tubuh. Tubuh pun butuh detoks agar mendukung emosi kita menjadi lebih stabil. Mengistirahatkan tubuh dengan tidur cukup dan teratur membantu proses restorasi emosional kita.

Dengan melakukan detoks pada pikiran dan tubuh kita, kita belajar untuk melihat perjalanan dan perjuangan kita selama satu tahun ke belakang. Ada kalanya kita merefleksikan apa yang sudah terjadi, tapi hal tersebut bukan berarti kita menghakimi diri sendiri melainkan untuk lebih memahami apa yang telah kita perjuangkan dan apa yang kita butuhkan ke depannya.

Memberi ruang pada diri kita sendiri berarti kita siap untuk memberi ruang pada segala hal yang akan datang nantinya.

.Ilustrasi merenungkan akhir tahun./ Foto: Freepik

Sisa Akhir Tahun sebagai Ruang Aman

Orang-orang bilang waktu saat ini merupakan penghujung tahun. Benar begitu tapi, 'tahun' hanyalah sebuah penanda bagi kita. Kehidupan masih akan terus berlanjut dan penghujung tahun bukan merupakan suatu deadline hidup. Masih ada lembaran baru menunggu untuk dituliskan.

Akhir tahun identik dengan pembuatan resolusi untuk tahun yang baru. Resolusi yang dipenuhi dengan target-target nyata untuk pencapaian dan daftar besar yang mungkin cukup membebani. Di tahun yang baru ini, mari kita coba sesuatu yang lebih layak diperlakukan sebagai ruang untuk bernafas.

Dibandingkan dengan target-target besar, cobalah dengan membuat komitmen-komitmen kecil tetapi sesuai dengan ritme kehidupan. Dengan hal kecil tersebut, kita belajar untuk tidak membebani diri sendiri, tapi lebih mengejar untuk suatu hal konsisten yang pada akhirnya akan menciptakan tujuan yang jelas.

Di bulan Desember inilah waktu yang tepat untuk menjadi ruang jeda. Sebuah ruang aman untuk beristirahat sejenak, menata ulang pikiran dan rutinitas, serta memberi waktu untuk bersiap menyambut tahun yang baru dengan lebih jernih. Dengan detoks pikiran, ruang, dan pribadi, bulan Desember menjadi tempat untuk memulai ulang dengan diri yang lebih tenang.

Penulis: Anastasia Nadila
Editor: Dian Rosalina

*Segala pandangan dan opini yang disampaikan dalam tulisan ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis dan tidak mencerminkan pandangan resmi institusi atau pihak media online.*

(ktr/DIR)

NEW RELEASE
CXO SPECIALS