Interest | Wellness

Makna Memaafkan dan Pengaruhnya pada Diri Sendiri

Rabu, 10 Apr 2024 12:00 WIB
Makna Memaafkan dan Pengaruhnya pada Diri Sendiri
Foto: Unsplash
Jakarta -

Ketika kamu berbuat salah kepada orang lain, meminta maaf sangat simple untuk diucapkan. Tapi bagaimana jika seseorang meminta maaf padamu, apakah mudah juga bagimu untuk menerimanya? Mungkin tidak. Ya, memaafkan mudah diucapkan lewat kata-kata, tapi maknanya lebih kompleks dari itu.

Mengutip Berkeley Edu, para psikolog mendefinisikan sikap memaafkan sebagai sebuah keputusan sadar dan disengaja untuk melepaskan perasaan dendam atau dendam terhadap seseorang atau kelompok yang telah menyakiti kita    terlepas apakah mereka benar-benar layak mendapatkan kata maaf.

Tapi banyak juga orang yang punya pendapat berbeda perihal memaafkan. Para ahli mempelajari atau mengajarkan soal memaafkan menjelaskan ketika kamu memaafkan, kamu tidak mengabaikan atau menyangkal keseriusan kesalahan yang dilakukan terhadapmu.

Memaafkan tidak berarti melupakan. Artinya, kalau seseorang sudah meminta maaf, kamu tidak punya kewajiban untuk berdamai dengan orang yang menyakitimu atau melepaskan mereka dari tanggung jawab hukum. Memaafkan hanya bersifat membawa ketenangan pikiran bagi si pemaaf dan membebaskan dari kemarahan yang merusak.

Memaafkan melibatkan pelepasan perasaan negatif yang sudah tertanam dalam diri. Lewat cara ini, kamu bisa tahu bagaimana mengontrol dan mengenali rasa sakit yang kamu derita tanpa membiarkan rasa sakit itu mendefinisikan dirimu, sehingga membuatmu bisa melanjutkan hidup.

Jangan Lupa Memaafkan Diri Sendiri

Ketika kita sudah berdamai dengan kesalahan orang lain yang diperbuat kepada kita, kapan terakhir kamu merasa maafkan diri sendiri? Mempelajari cara mempraktikkan penerimaan diri dan memaafkan diri sendiri tidak selalu mudah, terutama karena ini melibatkan pengenalan pikiran dan perasaan yang tidak nyaman.

Memaafkan diri sendiri kerap kali membutuhkan pengertian, empati, dan perhatian. Banyak orang mungkin tidak menyadari kalau mereka bisa memaafkan diri sendiri karena ini adalah sesuatu yang harus kamu praktikkan sambil mengakuinya sebagai sebuah pilihan.

Memaafkan diri ini bisa berarti melepaskan perasaan dan emosi yang terkait dengan kesalahan yang terjadi. Banyak orang merasa sulit belajar memaafkan diri sendiri karena susah untuk move on tanpa meninggalkan penyesalan apapun. Mudah untuk mengkritik diri sendiri, tetapi ada gunanya juga mencoba memberikan sikap yang sama seperti yang kamu berikan kepada orang lain.

Beberapa hal mungkin akan terjadi ketika kamu mengambil langkah untuk memaafkan diri sendiri. Pertama kamu akan menerima tanggung jawab atas apa yang terjadi. Kamu mungkin mengungkapkan penyesalan dan rasa bersalah atau emosi serupa lainnya yang menunjukkan kalau tindakanmu salah atau tidak bisa diterima. Lalu, kamu bisa mengalihkan fokus untuk memperbaiki diri sambil memulihkan kepercayaan diri.

Dalam perjalanannya, kamu mungkin harus kembali berinteraksi kepada orang lain yang pernah melukaimu. Walau memaafkan diri sendiri adalah prioritasmu, menghubungi orang lain akan bermanfaat, meski hanya untuk mengungkapkan apa yang kamu rasakan.

Adapun yang harus pertama kamu lakukan adalah meluangkan waktu untuk memahami apa arti memaafkan, mengakui perasaan dan apa yang kamu lakukan, dan luangkan waktu untuk memprosesnya. Jika sudah tidak mampu untuk menanganinya sendiri, carilah bantuan profesional untuk membantumu memahami semuanya. Walaupun butuh waktu yang lama, tapi tak masalah selama akhirnya kamu 'sembuh' dari penyakit hati berkepanjangan.

[Gambas:Audio CXO]

(DIR/tim)

NEW RELEASE
CXO SPECIALS