Interest | Wellness

Self Diagnose: Langkah Salah dan Merugikan yang Sering Dilakukan

Kamis, 27 Oct 2022 15:00 WIB
Self Diagnose: Langkah Salah dan Merugikan yang Sering Dilakukan
Jakarta -

Pada masa ini, di mana semua orang memiliki waktu yang terbatas untuk mengunjungi dokter dan banyaknya informasi yang bisa dengan mudah didapatkan melalui internet. Tak jarang orang-orang yang secara sukarela melakukan self diagnose mengenai kesehatan mentalnya. Meskipun memang banyak situs kesehatan yang dapat memberikan pengetahuan umum mengenai mental health secara konkrit, hal ini tidak menutupi fakta bahwa melakukan diagnosa kesehatan mental tidaklah semudah itu.

Ketika seseorang melakukan self diagnose, mereka akan mencoba untuk menyocokkan apa yang mereka rasakan dengan ciri-ciri suatu masalah kesehatan mental. Hal ini cukup berbahaya, karena seseorang bisa saja salah kaprah ketika mereka menyimpulkan bahwa mereka memiliki masalah tertentu dalam kesehatan mental dan meyakini diri mereka akan kondisi ini. Sebagai contohnya, seseorang yang memiliki mood swings terkadang menganggap bahwa mereka memiliki bipolar disorder. Padahal, mood swings adalah sebuah gejala umum yang bisa dirasakan semua orang tanpa adanya kondisi kesehatan mental tertentu.

.Ilustrasi self diagnose/ Foto: Freepik

Dengan melakukan self diagnose, seseorang dapat menarik kesimpulan mengenai kondisi kesehatan mental mereka. Hal ini pun dapat memicu stres and anxiety yang justru malah dapat memperburuk kondisi mereka. Anxiety itu sendiri diketahui dapat memperburuk kondisi medis seseorang karena adanya hormon stres yang dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan fisik. Riset pun telah membuktikan bahwa stres yang berkelanjutan dapat mengganggu kemampuan sel-sel kekebalan di dalam tubuh untuk bekerja.

Tidak hanya itu, melakukan self diagnose juga dapat membuat seseorang mendapatkan informasi yang salah mengenai apa yang sebenarnya sedang dialami. Bisa saja gejala yang dirasakan memang sesuai dengan seperti apa yang mereka baca di internet, namun hal ini tidak menutupi kemungkinan bahwa kondisi kesehatan yang sebenarnya dimiliki berbeda dengan apa yang mereka yakini. Kesalahan dalam melakukan self diagnose dapat berakibat fatal ke depannya apabila tidak diselidiki dan ditindaklanjuti oleh profesional secara lebih lanjut.

.Ilustrasi kesehatan mental/ Foto: Freepik

Ketika seseorang mendiagnosis diri sendiri, mereka pun juga tentu akan mencoba untuk menyembuhkannya dengan obat yang dijual bebas, melakukan hal-hal yang dianggap dapat memulihkan kondisinya dan hal lain yang justru hanya memperumit kondisi sebenarnya. Jika seperti ini, maka mereka hanya mencoba untuk mengobati suatu gejala dan justru malah mengabaikan penyebab yang mendasari semua gejala yang dialami.

Kesimpulannya, melakukan self diagnose bukanlah hal yang baik untuk dilakukan. Dengan sederet alasan dan dampak yang hanya memperburuk kondisi kesehatan, self diagnose sudah menjadi suatu hal yang harus dijauhkan ketika seseorang mulai merasa ada sebuah masalah yang sedang dialami. Jika kamu memiliki kekhawatiran mengenai adanya gejala kesehatan, baik itu fisik maupun mental, sangat disarankan bagi kamu untuk langsung mengonsultasikannya ke pihak profesional untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut yang akurat.

Bagi kamu yang memiliki kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan mental, kamu dapat mengkonsultasikan gejala yang dialami melalui lembaga-lembaga di bawah ini.

.Ilustrasi konsultasi mental health/ Foto: Freepik

Smart Mind Center Consulting (SMC)
Dengan sebanyak 6 psikiater yang memiliki spesialisasi dalam bidangnya masing-masing, SMC memberikan layanan untuk mengembangkan dan meningkatkan kapasitas level mental seseorang untuk lebih maksimal. Lembaga ini berlokasi di daerah Grogol, Jakarta Barat, dan juga Alam Sutera, Tangerang Selatan.

Indonesian Psychological Healthcare Center (IndoPsyCare)
Berlokasi di daerah SCBD, Jakarta Selatan, IndoPsyCare memiliki visi untuk memberikan pelayanan kesehatan psikologis berdasarkan data dengan keamanan dan kenyamanan. IndoPsyCare yang memiliki tiga psikolog dan dua penasihat ini sudah berdiri sejak tahun 2018.

Ruang Tumbuh
Irma Gustiana Andriani, S.Psi, M.Psi yang mendirikan pusat konsultasi terapi bernama Ruang Tumbuh ini adalah seorang psikolog anak, remaja dan keluarga yang sudah terjun ke dunia konseling selama belasan tahun. Pusat konsultasi terapi ini sangat cocok untuk anak dan remaja yang sedang mengalami permasalahan stres.

Riliv
Bagi kamu yang memiliki waktu terbatas untuk melakukan kegiatan di luar pekerjaan, kamu pun juga dapat melakukan konsultasi perihal kesehatan mental secara online melalui Riliv. Melalui aplikasi Riliv, kamu dapat mengonsultasikan perihal kesehatan mental dengan praktisi profesional secara aman dan nyaman.

Heartofpeople.id
Pilihan lainnya untuk online counseling yang bisa kamu dapatkan adalah dari heartofpeople. Melalui akun Instagram-nya, kamu dapat book an appointment untuk melakukan konseling dengan psikolog ahli dan mendapatkan banyak insight mengenai isu-isu seputar mental health melalui postingannya.

Itu dia beberapa hal seputar bahaya self diagnose dan dampaknya, serta berbagai pilihan untuk kamu menghindari self diagnose dengan melakukan konseling pada para ahli baik secara offline maupun online.

[Gambas:Audio CXO]

(DIP/DIR)

NEW RELEASE
CXO SPECIALS