Interest | Wellness

Ragam Manfaat Memasak Bagi Kesehatan Mental

Minggu, 11 Sep 2022 14:00 WIB
Ragam Manfaat Memasak Bagi Kesehatan Mental
Foto: Unsplash
Jakarta -

Bagi orang-orang dengan jadwal yang padat, memasak seringkali menjadi kegiatan merepotkan yang menyita waktu. Proses memasak memang memakan waktu yang tidak sedikit; mulai dari beli bahan-bahan di pasar, mempersiapkan bahan dan bumbu, hingga mengolahnya menjadi hidangan. Pun ketika kita selesai memasak, pekerjaan belum usai karena masih harus harus mencuci alat masak dan peralatan makan. Akhirnya, waktu dan tenaga yang dikeluarkan untuk memasak menjadi tidak sebanding dengan waktu yang habis untuk menyantap hidangan itu sendiri.

Meski merepotkan, memasak sebenarnya bisa menjadi strategi untuk menghemat pengeluaran dan menjaga kesehatan. Seperti kata pepatah, di dalam tubuh yang sehat ada jiwa yang kuat. Selain itu, memasak bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan untuk melepas stres. Tapi, tahukah kalian kalau memasak telah terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kesehatan mental? Temuan ini dimuat dalamĀ studi berjudul Psychosocial Benefits of Cooking Interventions: A Systematic Review (2017). Berikut fakta-faktanya!

Meningkatkan Koneksi Sosial

Makanan bisa menjadi pintu masuk untuk membangun hubungan dan mendekatkan diri dengan orang-orang di sekitar kita, baik itu dengan bercengkerama ketika menyantap makanan ataupun ketika sedang memasak di dapur. Mungkin bagi para juru masak profesional, memasak membutuhkan konsentrasi yang tinggi sehingga mereka tidak akan mengobrol ketika sedang mengolah makanan. Tapi bagi orang awam, memasak bisa menjadi quality time yang menyenangkan.

Cooking requires teamwork. Dalam memasak, kita harus berkoordinasi dengan orang lain untuk mengolah bahan-bahan menjadi hidangan yang lezat. Tak disangka, kamu bisa bertukar gosip atau pengalaman personal sambil memotong daging atau mengupas wortel. Memasak pun akhirnya bisa menjadi ajang untuk berbagi common interests dan kesempatan untuk menikmati kehadiran orang lain.

Meningkatkan Kepercayaan Diri

Ketika kita berhasil mengolah hidangan dari sebuah resep dan rasanya enak, rasanya pasti memuaskan. Memasak bisa meningkatkan kepercayaan diri karena dua hal. Pertama, kita merasa berhasil mencapai sesuatu-sekalipun masakannya sederhana seperti nasi goreng atau oseng tempe. Meski terkesan sepele, memasak membutuhkan skill penting seperti ketelitian dan kepekaan dalam hal rasa.

Kedua, memasak memang bisa menjadi kegiatan yang rewarding, terlebih ketika makanan tersebut diapresiasi oleh orang lain. Ketika sesuatu yang kita buat bisa dinikmati oleh orang lain, otomatis kepercayaan diri kita akan meningkat. Ketika kita sedang merasa tidak percaya diri atau merasa tidak bisa melakukan sesuatu dengan benar, memasak bisa menjadi solusi untuk mengubah suasana tersebut.

Memperbaiki Mood

Memasak adalah sebuah proses yang melibatkan kreativitas, mulai dari mencari resep hingga mengembangkannya menjadi kreasi baru. Segala sesuatu yang melibatkan kreativitas bisa meningkatkan mood. Sama seperti melukis, menulis, menari, atau membuat pottery, memasak bisa menjadi outlet untuk menyalurkan kreativitas yang kita miliki.

Tak hanya meningkatkan mood, memasak pun juga bisa membantu mengatasi rasa cemas. Ketika mood kita turun karena ada banyak hal yang berjalan tidak sesuai rencana, memasak adalah cara untuk mengambil alih kontrol dan mengembalikan suasana hati agar diri kita kembali tenang.

Nah, itu dia berbagai manfaat memasak bagi kesehatan mental. Meski memasak terkadang merepotkan, tetapi memasak bisa menjadi kegiatan therapeutic. Kalau kamu sedang merasa murung, coba ajak beberapa temanmu ke rumah untuk memasak bersama. Dijamin, suasana hatimu akan berubah.

[Gambas:Audio CXO]

(ANL/DIR)