Insight | Science

Penelitian: Kucing Lebih Menyukai Orang yang Membenci Mereka

Sabtu, 20 Aug 2022 18:00 WIB
Penelitian: Kucing Lebih Menyukai Orang yang Membenci Mereka
Jakarta -

Apakah kamu takut atau geli dengan beberapa binatang peliharaan favorit banyak orang seperti anjing dan kucing? Atau kamu memiliki kenalan yang benar-benar tidak ingin berada di dekat makhluk berbulu menggemaskan yang satu ini? Namun, meski diselimuti ketakutan terhadap kucing, entah seberapa keras kamu menghindar, si kucing malah semakin mendekatimu?

Kebanyakan kucing ingin memiliki kontrol terhadap interaksi pertama mereka dengan manusia. Maka dari itu, tidak jarang kucing dinilai sebagai hewan yang independen, gemar menyendiri bahkan kasar. Tidak seperti anjing yang kebanyakan memiliki sifat welcoming saat pertama kali bertemu, seekor kucing lebih susah untuk membuka diri pada manusia dan membutuhkan waktu lebih lama agar mereka akhirnya luluh.

.Ilustrasi kucing/ Foto: Pexels

Menurut sebuah penelitian kucing lebih tertarik pada mereka yang membencinya karena adanya ketidakinginan dari manusia untuk membelai bulu-bulu mereka sebagai ekspresi kasih sayang layaknya yang dilakukan oleh orang-orang yang menyukai kucing. Hal ini membuat kucing merasa tidak memiliki kontrol dan tidak mendapatkan kemandirian yang mereka dambakan.

Tentunya, kucing memiliki ukuran yang lebih kecil dibanding dengan manusia, sehingga tak heran jika mereka merasa terancam dan tidak aman ketika melihat orang asing yang perlahan berjalan ke arah mereka untuk mencoba berinteraksi. Satu hal tentang kucing, mereka lah yang menentukan keputusan untuk berinteraksi atau menghiraukan manusia, namun sebelum itu, mereka perlu merasa aman sebelum mendekati manusia. Orang yang tidak menyukai kucing, secara tidak disengaja menumbuhkan rasa aman pada kucing. Hal ini yang menyebabkan kucing lebih tertarik pada orang yang justru tidak menginginkan keberadaan mereka, karena hal ini diterjemahkan oleh kucing bahwa mereka menghargai ruang si kucing.

.Ilustrasi kucing/ Foto: Pexels

Sehingga, jika kamu ingin berteman dengan kucing yang kamu temui di jalan, pura-puralah menghiraukan mereka. Saat kucing mendekat, kamu bisa mengeluarkan satu jari ke arah muka mereka yang mana nantinya akan menentukan apakah kucing tersebut memilih untuk pergi atau memperbolehkan untuk disayang. Sebaliknya, jika kamu tidak ingin berada dekat kucing, maka berpura-puralah bersikap heboh seakan-akan kamu ingin menyayanginya terus-terusan. Selamat mencoba!

[Gambas:Audio CXO]

(HAI/DIR)

Author

Hani Indita