Insight | Science

Ingin Makanan Manis Setelah Makan Besar, Kenapa?

Minggu, 19 Jun 2022 20:00 WIB
Ingin Makanan Manis Setelah Makan Besar, Kenapa?
Foto: PEXEL COTTONBRO
Jakarta -

Setelah selesai makan, atau bahkan setelah merasa kenyang, kamu pasti pernah merasa kurang lengkap apabila makanan tersebut tidak diakhiri dengan sesuatu yang manis. Padahal, ahli diet selalu menyarankan untuk mengurangi asupan gula sebanyak mungkin karena gula adalah sumber kalori kosong yang tidak memiliki nilai gizi. Karena tidak adanya fungsi tertentu untuk kesehatan tubuh, gula yang terakumulasi dalam sel-sel lemak dapat menyebabkan penambahan berat badan. Meski demikian, banyak negara yang memiliki tradisi untuk mengakhiri makan dengan dessert atau hidangan penutup yang manis.

Terlepas dari budaya, mengonsumsi makanan manis setelah makan besar memang sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Keinginan untuk mengonsumsi makanan manis ini biasa juga dikenal dengan sugar craving. Lalu, mengapa kita bisa mengalami sugar craving seusai makan, ya?

"Setelah makan, tubuh menghabiskan sebagian besar energi ketika melakukan proses pencernaan. Dan karena pencernaan membutuhkan begitu banyak energi, tubuh membutuhkan lonjakan energi yang didapatnya dalam bentuk gula karena gula merupakan sumber energi yang cepat," kata ahli gizi yang berbasis di Bangalore, dr. Anju Sood dikutip dari NDTV Food.

Sugar craving setelah makan juga bisa disebabkan oleh peningkatan produksi serotonin, sebuah neurotransmitter yang dikaitkan dengan peningkatan suasana hati. Mengkonsumsi gula atau karbohidrat sederhana lainnya, dikatakan dapat meningkatkan penyerapan asam amino triptofan yang ditemukan dalam beberapa makanan. Triptofan memungkinkan peningkatan produksi serotonin. Makanan penutup yang manis menyebabkan kadar serotonin meningkat, sehingga membuat kita merasa lebih bahagia, lebih tenang, dan puas.

Kadar gula darah yang tidak merata setelah makan juga dapat memicu sugar craving ini. Jika nutrisi makanan tidak seimbang dengan baik, dan sebagian besar hanya terdiri dari karbohidrat yang sangat mudah dan cepat untuk dicerna, hal ini akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara langsung untuk memprosesnya dan dapat turun tiba-tiba setelah makan. Walhasil, tubuh tidak dapat menyesuaikan penurunan kadar glukosa ini dan untuk kembali ke tingkat normal tubuh pun memerlukan gula.

Tidak hanya itu, sugar craving juga bisa muncul sebagai kebutuhan pelengkap makanan asin yang baru saja dimakan. Mengonsumsi makanan manis merupakan cara tubuh untuk menciptakan keseimbangan. Sebenarnya, sugar craving, terlebih lagi setelah makan merupakan fenomena yang wajar sehingga kamu tidak perlu lagi khawatir. Bahkan tanpa alasan ini semua, there's always a room for dessert!

[Gambas:Audio CXO]



(DIP/HAL)