Inspire | Love & Relationship

First Date: Siapa yang Harus Bayar? (Sudut Pandang Perempuan)

Kamis, 15 Sep 2022 17:00 WIB
First Date: Siapa yang Harus Bayar? (Sudut Pandang Perempuan)
Ilustrasi bayar bill Foto: Pexels
Jakarta -

Berkencan dengan orang baru memang selalu ditunggu-tunggu. Belum lagi the butterflies you get in the stomach yang hadir beriringan bersama ucapan-ucapan manis dari orang yang kita sukai dan kita nantikan untuk akhirnya bertemu. Biasanya, first date ini selalu dilakukan dengan extravagant dengan mengunjungi restoran atau kafe yang lucu. Semuanya memang sangat seru apabila dibayangkan hingga akhirnya datang waktu saat mereka harus membayar semua pesanan makanan atau minuman.

Soal bayar-membayar makanan dan minuman sebenarnya perkara sepele. Namun pada titik ini, banyak pro kontra yang terjadi di masyarakat-pria dan perempuan-perihal siapa yang harus membayar semuanya. Dari kedua belah pihak laki-laki dan perempuan, mereka memiliki opininya masing-masing dalam hal ini.

Sebenarnya perihal bayar-membayar saat first date bukanlah sesuatu yang besar untuk diperdebatkan. Lagipula, bila mereka memang saling menyukai dan memiliki perasaan yang mutual untuk satu sama lain, bayar-membayar dapat dilakukan secara bergantian dengan komunikasi dua arah. Meskipun demikian, mayoritas perempuan setuju bahwa alangkah baiknya laki-laki berinisiasi untuk membayar saat kencan pertama karena mereka percaya bahwa hal ini adalah sebuat etiket kencan yang umum secara turun temurun. Bahkan menurut jejak pendapat yang dilakukan Elite Singles, 45 persen perempuan setuju bahwa pria harus membayar saat kencan pertama.

.Ilustrasi membayar bill/ Foto: Pexels

Untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai siapa yang seharusnya membayar saat kencan pertama, kami mewawancarai beberapa perempuan yang memiliki sudut pandang berbeda mengenai hal yang satu ini. Mereka adalah Reta dan Mega.

Saat ditanyakan mengenai siapa yang seharusnya membayar saat kencan pertama, Reta menjawab, "Menurut gue, kalo first date itu harus cowok yang bayarin, with tambahan notes kalo emang dia yang ngajak duluan. Gue suka kesel sama orang yang komentar 'Ih jadi cewe enggak modal' kalo dibayarin cowok. Gini deh ya, ketemuan sama cowok itu rata-rata kita sebagai cewek tuh pasti ngasih effort lebih dalam mempersiapkan penampilan. Mulai dari nge-blow rambut di salon, makeup, baju bagus, sepatu bagus dan yang lainnya. Itu semua menurut gue adalah suatu bentuk modal yang gede juga tahu."

Ia juga menambahkan bahwa laki-laki pada umumnya pasti memiliki ekspektasi lebih ketika mereka hendak menjalani kencan pertama terhadap perempuan yang akan ditemui. "Coba deh, kalo misal kita (perempuan) dateng ke first date cuma pake kaos, jeans, sendal abal-abal, emang mereka mau tuh lanjut jalan sama kita? Kan enggak, yang ada malah malu. Jadi ya, kelewatan aja sih kalo misal gue udah dandan cakep-cakep keluar duit banyak buat penampilan gue ketemu dia terus dia masih ngeharusin gue buat bayarin bill first date. Tapi kalo emang dia minta untuk split bill yaudah oke gue split bill, but I don't think there will be second date," kata Reta.

Pendapat yang dinyatakan oleh Reta memang merupakan sebuah pendapat yang rata-rata perempuan miliki mengenai siapa yang harus membayar bill untuk first date dengan laki-laki. Meskipun demikian, ada pula yang beranggapan berbeda mengenai perihal yang satu ini, sebut saja namanya Mega.

.Ilustrasi membayar bill/ Foto: Pexels

"Kalo gue pribadi sih ya, gue gak masalah kalo emang dia (laki-laki) minta untuk split bill. Bahkan, kalo emang gue harus ngebayarin dia buat first date juga yaudah. Mungkin karena love language gue personally ke orang lain itu giving gifts kali, ya, jadi gue emang seneng aja kalo misal harus ngasih atau ngebayarin dia," ungkap Mega. Tidak hanya itu, Mega pun juga mengatakan bahwa ia memang secara pribadi tidak suka memiliki perasaan berutang kepada orang lain apabila orang lain harus mengeluarkan sejumlah uang untuknya.

Meskipun terdapat perbedaan pendapat dari banyak pihak perempuan, hal ini tidak menutup kemungkinan untuk setiap perempuan memiliki preferensinya masing-masing dalam hal bayar-membayar saat kencan pertama. Baik mereka memilih untuk dibayarkan oleh pihak laki-laki atau sekadar split bill, semuanya bukanlah hal yang buruk. Hanya saja hal ini bisa menjadi masalah di dalam hubungan mereka, apabila masing-masing memiliki ekspektasi yang berbeda untuk satu sama lain. Karena hal inilah, alangkah baiknya apabila kita menurunkan ekspektasi kita pada saat melakukan kencan pertama. Kalau kamu sendiri, apakah kamu lebih memilih untuk dibayarkan oleh pihak laki-laki, split bill, atau bahkan membayar semua tagihan pesanan saat kencan pertama?

[Gambas:Audio CXO]

(DIP/DIR)