Inspire | Love & Relationship

Bro Code: Dengar atau Abaikan?

Minggu, 27 Feb 2022 10:00 WIB
Bro Code: Dengar atau Abaikan?
Jakarta -

Bro before hoes adalah idiom populer yang sering digunakan pria, yang   meskipun tidak secara tertulis   menjadi salah satu pedoman utama dalam perkawanan atau dalam suatu "tongkrongan". Pedoman-pedoman yang dipahami para pria dalam menjalin persahabatan ini, dikenal pula dengan istilah bro code.

Umumnya, bro code meliputi beberapa hal yang patut atau tidak patut dilakukan para brodie. Bro codes sendiri lebih mengedepankan rasa solidaritas antar pria daripada hal yang lainnya. Oleh karena itu, etika yang termuat di dalamnya mengharuskan para brodie saling tolong menolong, menjaga dan memahami.

Misalnya ketika seorang pria mengalami perselisihan dengan pihak lain; atau saat sedang terjebak masalah hati, maka selayaknya, seorang brodie sejati wajib hadir mendampingi. Baik sebagai penolong; pemberi solusi; atau bahkan sekadar menjadi penghibur sang brodie. Walaupun sebenarnya mengatur banyak hal, etika yang ada di dalam bro code kebanyakan berkaitan dengan problema asmara.

.Ilustrasi sahabat pria saling bantu/ Foto: Allan Mas/Pexels

Yang paling populer-sebagaimana telah disebut di atas-adalah bro before hoes. Etika satu ini, secara harfiah harusnya bisa dipahami dengan mudah, yaitu cukup mendahulukan kebersamaan dengan brodie daripada memilih berduaan dengan pujaan hati. Selain itu, melalui serial "How I Met Your Mother", bro code beberapa kali dibahas pada sejumlah episodenya. Barney Stinson sebagai salah satu pemeran yang kerap membahas bro code, bahkan menerbitkan buku berjudul serupa, dengan 150 aturan bagi para brodie di dalamnya.

Bro code pada buku karya Barney tersebut, membahas beberapa aturan yang tidak jauh berbeda dari yang ada di serial. Pembahasan mengenai "bro before hoes"; "a bro will, whenever possible, provide his bro with protection"; "a bro shall at all times say yes"; hingga pembahasan "dating a Bro's Ex". Lebih jauh lagi, bro code ternyata dapat ditemukan pada beberapa aspek berbeda. Hal-hal mendasar seperti gaya saling sapa, ritual "tos-tosan" khas yang seru, hingga etos saling back up, mewarnai perilaku-perilaku yang diawasi oleh bro code secara universal yang hanya dimengerti circle para bro saja.

.Ilustrasi pertemanan antar pria/ Foto: Muhammad Syahroyni/Pexels

Oleh karena itu, dalam menghormati suatu jalinan perkawanan, bro code lebih bermakna sebagai pakem yang harus dihormati sesama pria, dan bukan batasan yang mengekang perkawanan, apalagi menjadi alasan perbuatan-perbuatan yang tidak menyenangkan. Manners maketh man. Dan yang paling akhir, menghormati sesama brodie dan semua manusia, membuat seorang pria layak disebut a real gentleman.

[Gambas:Audio CXO]

(RIA/DIR)