Inspire | Love & Relationship

Mengapa Uang Menjadi Perkara Sulit dalam Hubungan?

Jumat, 25 Feb 2022 12:00 WIB
Mengapa Uang Menjadi Perkara Sulit dalam Hubungan?
Jakarta -

Menjalin hubungan tak sepenuhnya diisi dengan berkencan dan bermesra-mesraan. Pada titik tertentu, kamu dan pasanganmu harus membicarakan masalah-masalah serius. Salah satunya, mengenai kondisi keuangan. Sayangnya, uang bisa menjadi topik yang tabu untuk dibicarakan dalam hubungan. Kita bisa dengan mudahnya membicarakan hal-hal ringan seperti preferensi makanan, film, hingga musik. Atau kalau hubunganmu sudah berjalan beberapa waktu, kalian bisa saja membicarakan hal-hal yang lebih serius seperti aspirasi masa depan, perbedaan ideologi, atau preferensi politik. Namun, entah mengapa, berapa lama pun kalian menjalin hubungan, percakapan mengenai kondisi keuangan rasanya sulit sekali untuk dilakukan. Bahkan, setelah menikah hal ini masih menjadi tantangan tersendiri.

Hal ini dibuktikan oleh sebuah riset di Inggris yang disponsori oleh M&S Bank. Melansir The Mirror, ditemukan bahwa dari 2000 responden, hanya 17 persen yang secara reguler membicarakan keuangan dengan pasangannya. Sementara sisanya, hampir tak pernah membagikan informasi finansial   seperti besaran pendapatan dan hutang yang dimiliki   kepada pasangannya. Riset ini juga menemukan, alasan yang paling sering digunakan untuk menghindari topik ini adalah sulitnya menemukan waktu yang tepat untuk membicarakannya. Selain itu, ada juga alasan rasa malu ketika harus mengungkapkan kondisi keuangan. Sehingga pada akhirnya, banyak orang mengulur-ngulur waktu untuk membicarakan uang. Bahkan ketika hubungan mereka sudah mencapai fase yang serius.

Namun, mengapa uang menjadi topik yang tabu, sekalipun kita membicarakannya dengan orang terdekat? Melansir Forbes, bagi banyak orang uang adalah simbol dari status dan kuasa. Sudah lama masyarakat kita melihat status ekonomi seseorang sebagai penanda akan posisi dirinya dalam hierarki sosial. Mereka yang memiliki uang lebih banyak dianggap memiliki status sosial yang lebih tinggi. Bahkan mereka yang memiliki sedikit uang, tak jarang dicap pemalas atau kurang pintar dalam mengelola keuangan. Oleh karenanya, membicarakan uang bisa membuat seseorang merasa insecure, karena ia takut dinilai berdasarkan seberapa banyak uang yang ia miliki. Maka dari itu, membicarakan uang terasa sangat sulit, bahkan kepada orang yang sudah kita kenal lama dan percayai.

Uang bisa jadi adalah topik yang sensitif dan menantang. Tapi, keengganan untuk membicarakan keuangan bersama pasangan bisa menciptakan masalah di kemudian hari. Sebab, keterbukaan dalam membicarakan kondisi finansial adalah salah satu ciri dari hubungan yang sehat. Kita seharusnya bisa merasa nyaman ketika membicarakan hal ini dengan pasangan. Lalu, bagaimana caranya agar bisa membicarakan finansial secara terbuka bersama pasangan? Dan kapan seharusnya kita membicarakan ini bersama pasangan? Berikut adalah beberapa tips agar kamu bisa membicarakan uang dengan pasanganmu:


1. Jangan malu dengan kondisi keuanganmu
Keengganan untuk membicarakan perkara uang banyak dipengaruhi oleh perasaan malu dan takut. Kita bisa saja merasa takut diri kita dinilai berdasarkan keuangan kita. Namun, apabila kamu berada di hubungan yang sehat, pasanganmu tidak akan membuatmu merasa rendah diri hanya karena uang. Sebab, kondisi keuangan tidak mendefinisikan siapa kita. Meskipun demikian, perlu diakui bahwa dibutuhkan keberanian untuk membicarakannya. Sebelum memulai percakapan, kamu bisa mempersiapkan dirimu dulu. Misalnya dengan mencari bahasa yang tepat dan juga menentukan apa yang ingin kamu capai dari pembicaraan ini.

2. Terbuka sejak awal
Uang bisa menjadi topik yang tabu karena kita membuatnya tabu. Perlahan-lahan, kita bisa mengubah topik yang tabu ini menjadi topik yang wajar untuk dibicarakan. Tidak usah takut untuk terbuka sejak awal kepada pasanganmu. Ceritakan mengenai kondisi keuanganmu, dan goals di masa depan. Apakah ada masalah keuangan yang sedang kamu hadapi, dan apakah kamu memiliki aspirasi keuangan di masa depan, dan bagaimana nantinya kalian akan membagi tanggung jawab keuangan apabila sudah membina rumah tangga.

3. Beritahu keinginanmu untuk membicarakan uang
Mengingat uang adalah topik yang sulit untuk dibahas, pasanganmu bisa terkejut dan tidak siap apabila kamu mengangkat topik ini secara tiba-tiba. Untuk itu, sebelum masuk ke pembicaraan, kamu bisa memberitahu terlebih dahulu bahwa kamu ingin membahas topik ini bersama-sama. Sampaikan alasan singkat mengapa kamu ingin membicarakan ini, apa saja hal-hal yang ingin kamu bicarakan terkait uang. Apabila pasanganmu bersedia, tanyakan juga kapan ia siap untuk membicarakannya.

Meski uang adalah perkara sulit di dalam hubungan, tapi ia adalah hal krusial yang bisa mempengaruhi relasimu dengan pasangan di kemudian hari. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk mencoba menjadi terbuka dari sekarang. Dengan membicarakan masalah finansial secara terbuka, rasa percaya terhadap pasanganmu akan semakin meningkat. Sebab, keterbukaan adalah langkah untuk membina hubungan yang sehat. Namun apabila pasanganmu justru menunjukkan respon negatif, atau lebih parah lagi melihatmu secara berbeda, mungkin kamu harus mempertimbangkan kembali relasimu dengannya.

[Gambas:Audio CXO]

(ANL/MEL)