Inspire | Human Stories

Minimnya Komedian Perempuan di Indonesia, Kiky Saputri Ungkap Alasannya

Minggu, 12 Nov 2023 14:02 WIB
Minimnya Komedian Perempuan di Indonesia, Kiky Saputri Ungkap Alasannya
Foto: Dian Rosalina - CXO Media
Jakarta -

Komedian adalah salah satu profesi yang cukup banyak disukai masyarakat kita. Bahkan pamornya tetap stabil di tengah gempuran berbagai profesi seni di negeri ini. Meski begitu, ketimpangan gender dalam profesi ini masih sangat terasa yakni minimnya komedian perempuan.

Ya, kini hanya segelintir perempuan saja yang dikenal berprofesi sebagai komedian. Padahal saat awal tahun 2000, komedian perempuan masih berjaya dan tokoh-tokohnya pun berasal dari seniman lokal. Tapi kini, tidak banyak tokoh perempuan muda yang kita kenal sebagai komedian, salah satunya yang paling diingat adalah Kiky Saputri.

Berangkat dari standup comedy, Kiky Saputri kini menjelma menjadi seorang komedian dan komika ternama yang terkenal lewat materi roasting-nya kepada pemerintah serta para pejabatnya. Persona unik inilah yang membuat Kiki menjadi salah satu komedian perempuan yang bertahan di tengah banyaknya komedian dan komika laki-laki.

Sebagai seorang komika perempuan yang rajin wara-wiri di televisi maupun di event-event offline, Kiki pun mengungkapkan pendapatnya soal regenerasi komedian dan komika perempuan yang semakin sedikit. Salah satu hal mendasar yang membuat perempuan sulit masuk ke dalam industri ini adalah faktor mental.

"Ada beberapa teman-teman yang dari awal terjun ke industri ini, lalu melihat banyaknya cowok jadi tidak percaya diri. Biasanya begitu. Kemudian yang kedua, ada juga faktor ketika motivasinya terkalahkan dengan percintaan. Itu banyak banget. Terutama dari sektor standup comedy ya. Yang tadinya mau belajar, saat ke komunitas melihat banyak cowok jadi malah pacaran. Lupa sama tujuan awalnya," kata Kiky kepada CXO Media saat mempromosikan program terbarunya Takeshi's Castle di Prime Video, Kamis (9/11).

Faktor ketiga, kata Kiky, beberapa perempuan cenderung tidak sabar dalam melalui prosesnya hingga berhasil. Apalagi wadah untuk unjuk kebolehan hanya satu    standup comedy   yang mau berjuang di sana bukan perempuan saja melainkan laki-laki pun banyak yang ingin mencoba profesi ini. Untuk itu, perempuan berumur 30 tahun itu mengatakan kesabaran adalah kunci jika ingin masuk ke industri ini dan bertahan lama.

"Prosesnya harus sabar, latihannya harus jauh lebih keras. Tapi menurutku perempuan itu punya previlese lebih. Sebab waktu kita muncul akan mudah dikenal dibandingkan komika cowok yang udah banyak banget. Selama dia punya personal branding kuat, seperti suara unik, atau seperti aku yang suka kritik pemerintah, nanti akan dikenal dengan sendirinya. Tidak usah mencari-cari juga, yang penting balik lagi ke diri sendiri mau lebih concern ke mana," ujarnya.

Tips Merintis Karier Jadi Komedian

Menjadi seorang komedian tidak sekadar mencoba untuk menjadi lucu atau melakukan hal-hal aneh agar terlihat lucu. Komedian merupakan seorang yang cerdas dan mampu membaca situasi ketika menyampaikan kelucuan lewat kritik, atau pun keresahan dalam diri. Intinya, profesi ini adalah pekerjaan yang serius dan membutuhkan skill yang mesti diasah.

Kiky pun berbagi tips untuk para perempuan yang saat ini mungkin berniat menjadi komedian atau komika agar bertahan di salah satu industri seni ini. Yang pertama harus dimiliki kamu adalah niat dan kemauan yang keras.

"Kalau misalnya udah ada kemauan, nanti tinggal diasah aja kemampuannya dengan latihan, dengan mencoba diri kita ke jalur yang memang seharusnya. Kalau mau jadi dubber misalnya, ikut aja komunitasnya supaya bisa punya teman latihan, dan bisa punya pekerjaan yang sesuai dengan passion itu. Jadi jangan mandang uangnya dulu, kalau memang kamu suka, pasti ada jalan," ungkapnya.

Perempuan kelahiran 22 Oktober 1993 tersebut juga bercerita saat pertama kali memutuskan untuk mencoba open mic mencoba standup comedy, ia berniat untuk menyembuhkan luka hatinya. Dari sanalah timbul cinta terhadap standup comedy hingga saat ini.

"Waktu awal terjun aku cinta sama seni standup comedy, karena di situlah aku bisa menyembuhkan luka diriku. Mulai dari batal nikah hingga depresi. Jadi ketika aku mencintai seni itu, secara natural diri sendiri bakal mau mengasah kemampuan dengan nulis terus, ikut lomba terus, yang penting harus ada kemauan dulu. Jadi jangan lepas keinginan hanya karena percintaan," tutup Kiky.

[Gambas:Audio CXO]

(DIR/DIR)

NEW RELEASE
CXO SPECIALS