Interest | Home

Belanja Curah, di Mana?

Sabtu, 29 Jul 2023 16:30 WIB
Belanja Curah, di Mana?
Foto: Istimewa
Jakarta -

Permasalahan sampah dunia kini menjadi semakin pelik. Di Indonesia sendiri, volume timbunan sampah mencapai 19,45 juta ton pada tahun 2022, dengan rata-rata produksi sampah per orang sebesar 0,7 kilogram per harinya. Meskipun kesadaran masyarakat akan isu lingkungan sudah jauh meningkat, program 3R (reduce, reuse, recycle) belum dapat dikatakan telah berjalan dengan efektif dan efisien.

Masih banyak orang yang memproduksi sampah berlebih, memakai produk sekali pakai, atau bahkan program daur ulang yang terhambat karena pemilahan sampah yang tidak tertangani dengan baik. Tak sedikit yang mengelu-elukan soal penerapan green lifestyle dengan mengurangi pemakaian plastik atau produksi sampah yang berlebih.

Tetapi, aksi dari gerakan zero waste nyatanya terasa belum maksimal. Padahal, zero waste bukan hanya tentang peralihan dari kantong plastik jadi totebag saja, tapi juga minimalisasi sampah makanan dan sampah domestik.

Umumnya, supermarket menjadi destinasi pertama untuk membeli kebutuhan bulanan. Mulai dari bumbu dapur, bahan pangan, hingga produk-produk homecare. Namun, pola belanja ini sebenarnya tidak ramah lingkungan. Sebab, kebanyakan barang-barang kebutuhan rumah tangga yang tersedia di supermarket tersedia dalam kemasan plastik yang tanpa disadari hanya akan menambah onggokan sampah.

Belum lagi, jika bahan-bahan pangan yang terlalu lama singgah di dapur karena tak terpakai hingga mencapai expired date-nya, ujungnya juga akan berakhir menjadi food waste yang hanyut di sungai dan bermuara di laut. Maka dari itu, hadirlah konsep toko curah (bulk-store) yang menyediakan bahan makanan secara grosir dengan tujuan untuk menghindari penggunaan kemasan produk yang tidak perlu.

Belanja Curah di Toko untuk Green Lifestyle

Konsep ini memang sudah diterapkan di negara-negara lain termasuk Indonesia, hanya saja masih sedikit masyarakat Indonesia yang konsisten berbelanja di toko curah setiap bulannya. Bulk-store menjajakan kebutuhan harian selayaknya supermarket.

Mulai dari bumbu dapur, makanan, hingga sampo, sabun batangan, atau cairan pembersih. Semua produk dijual dengan harga per-gram. Barang-barang yang disediakan di toko curah biasanya ditempatkan di wadah kaca atau container, kemudian pengunjung bisa mengambil produk dengan menakar sesuai kebutuhan. Selain itu, pengunjung juga dianjurkan untuk membawa wadah pribadi dari rumah, seperti botol-botol atau mangkuk plastik yang tak terpakai lagi-tentu hal ini sekaligus mempraktikkan konsep reuse.

Konsep toko curah sendiri memudahkan pengunjung untuk membeli berbagai kebutuhan bulanan dalam sekali transaksi, karena kapasitasnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan sehingga pengunjung dapat meminimalisir bahan makanan yang terbuang sia-sia karena telah melewati batas kedaluwarsa.

Secara tidak langsung, hal ini juga akan menghemat pengeluaran. Kebanyakan produk yang dijual merupakan produk ramah lingkungan dan berkelanjutan. Misalnya, produk-produk home care yang terbuat dari bahan biodegradable seperti sikat gigi bambu, kapas kain, dan sebagainya.

Sementara untuk bahan pangan kebanyakan merupakan produk organik yang tidak mengandung bahan pengawet. Selebihnya sebagian besar barang yang disediakan merupakan produk lokal yang membutuhkan waktu singkat untuk mencapai tangan konsumen. Dalam artian lain, belanja curah juga mengurangi jejak karbon dari proses distribusi dan transportasi.

Sekian banyak keuntungan dari belanja curah, sudah saatnya kamu mencoba untuk menerapkan konsep belanja satu ini guna mengadopsi dan mendukung green lifestyle. Berikut ini adalah beberapa toko curah di daerah Jabodetabek yang bisa kamu kunjungi.

Naked Inc., Kemang

[Gambas:Instagram]

Berlokasikan di Como Park, Kemang, Naked Inc. menawarkan berbagai bahan pangan yang cukup lengkap, mulai dari rempah-rempah, superfood, hingga snack-snack manis. Selain itu, pengunjung juga bisa meramu parfum sesuai keinginan.

Saruga Package Free, Bintaro

[Gambas:Instagram]

Tak hanya menjual produk organik, Saruga juga menyediakan produk dari produsen besar dengan adanya refill station untuk produk pembersih lantai, pembersih pakaian, pembersih alat dapur, hingga sampo.

Bulksource

[Gambas:Instagram]

Toko curah satu ini memiliki empat outlet dengan lokasi strategis; Menteng, Kemang, Bintaro, juga Senayan. Bulksource juga menyediakan bumbu dapur secara paketan, teh organik, kacang-kacangan, hingga kebutuhan rumah tangga seperti sanitizer, karbol, atau bahkan pet shampoo.

(HAI/DIR)

Author

Hani Indita

NEW RELEASE
CXO SPECIALS