Interest | Home

Staff Picks: Chinese Food

Sabtu, 21 Jan 2023 15:30 WIB
Staff Picks: Chinese Food
Jakarta -

Kita tidak bisa membicarakan kuliner nusantara tanpa membicarakan pengaruh makanan Chinese yang sudah ada di kepulauan ini selama berabad-abad. Perkawinan antara hidangan khas Tiongkok dengan cita rasa lokal melahirkan berbagai jenis fusion yang baru. Misalnya, Chinese food di Medan tentu akan berbeda dengan Chinese food di Surakarta. Bahkan, soto yang digadang-gadang sebagai makanan khas Indonesia memiliki sejarah dari hidangan khas Tiongkok berupa kuah rebusan jeroan dan rempah-rempah. Sehingga tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa ada sepenggal kuliner Tionghoa dalam kuliner nusantara.

Di Indonesia, Chinese food hadir dalam berbagai varian; mulai dari bebek Peking yang disajikan di hotel berbintang hingga swike yang dijajakan di gerai kaki lima. Pada akhirnya, Chinese Food tidak hanya dinikmati oleh etnis Tionghoa, tapi juga masyarakat Indonesia secara umum. Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek, kami memilih deretan Chinese food yang menjadi favorit tim CXO Media!

Tasya, Writer
Xiao Long Bao
Chinese food adalah comfort food, dan buat saya Xiao Long Bao adalah the ultimate comfort food. Sebetulnya, saya tidak terlalu sering menyantap hidangan ini, namun sekalinya saya berkesempatan untuk makan Xiao Long Bao, rasanya senang bukan main. Dalam satu gigitan, ada kulit yang lembut, daging cincang yang lezat, dan kuah yang kaya akan rasa. Meski sederhana, tapi setiap gigitan Xiao Long Bao memberikan kepuasan tersendiri. Apalagi ketika kuahnya diseruput, lalu isian dan bao-nya dimakan bersama dengan kecap asin dan chili oil.

Timo, Editor
Char Siu
Bicara Chinese food langsung membuat saya memikirkan berbagai menu olahan daging babi. Jika disuruh memilih favorit, sebenarnya saya memiliki dua pilihan, yaitu sam chan dan char siu. Namun untuk kali ini, saya harus mengakui bahwa char siu lebih unggul karena selain soal rasa, ada unsur flashback ke masa kecil di mana saya diajak orang tua makan nasi campur di sebuah restoran Chinese food di daerah Pasar Lama, Tangerang. Rasa yang dihadirkan dengan tambahan bumbu kuah merah yang cenderung manis menjadi kombinasi sempurna saat disantap dengan nasi hangat.

Almer, Editor
Bao/Bakpao
Kegemaran—atau obsesi—saya pada bakmi sudah diketahui oleh rekan-rekan kerja, maka kali ini saya akan bercerita tentang salah satu hidangan favorit lain; bakpao. Saya rasa, makanan ini pun dekat dengan mayoritas masyarakat Indonesia. Uap panas yang keluar ketika menggigit bao yang fluffy dan baru keluar dari pengukus memberikan sensasi yang comforting bagi saya dan banyak lainnya yang tumbuh besar dengan makanan ini. Ada pengalaman ketika saya sedang dilanda stres karena beban pekerjaan bertahun-tahun lalu, dan di perjalanan pulang saya memutuskan untuk membeli bakpao terlebih dahulu. Momen ketika saya memakan bakpao tersebut, beban saya terasa perlahan terangkat. Rasanya, selama saya masih bisa mencicipi makanan-makanan favorit, semuanya akan baik-baik saja.

Destya, Graphic Designer
Sapo Tahu
Banyak hidangan Chinese food yang gampang diolah. Karena mudah, mama saya sangat senang memasak Chinese food untuk hidangan keluarga. Salah satu yang paling sering dimasak adalah olahan sapo tahu. Bagi saya, sapo tahu ini adalah hidangan Chinese food favorit sekaligus comfort food saya dan keluarga—apalagi jika dihidangkan bersama tumis pakcoy bawang putih. Rasanya teringat sekali momen makan siang di meja makan rumah.

Adam Lie, Product Manager
Babi Kecap
Satu-satunya hari di mana gue bisa merasakan gurihnya babi kecap buatan nenek gue adalah hari Imlek. Memang sih, di luar sana banyak yang resep babi kecapnya lebih enak, tapi, nggak ada yang bisa nyaingin rasa babi kecap buatan nenek tercinta. Bukan sembarang bagian dari daging babi yang dipakai, harus lemak dan kaki dari babi yang membuat babi kecap itu kaya akan rasa serta empuk. Sausnya pun banyak macam. Ada yang lebih ke arah manis, ada yang lebih ke arah asin. Tapi, kalau udah ngomongin Chinese food, babi kecap nggak ada tandingannya deh!

Dian, Editor
Gyoza/Jiaozi
Ada banyak Chinese food yang sebenarnya saya suka. Tapi salah satu yang paling saya suka dan selalu saya pesan di restoran Chinese ataupun Jepang adalah gyoza. Mungkin beberapa orang nggak tahu kalau gyoza merupakan masakan asli dari daratan Tiongkok. Gyoza—atau bahasa Mandarin-nya jiaozi—ini biasa dimasak dengan dua cara, digoreng maupun dikukus. Meskipun isian aslinya adalah daging babi—yang pasti nggak bisa saya makan karena saya muslim—tapi gyoza dengan isian ayam atau udang pun nggak kalah enak. Dicocol dengan kecap asin yang ditaburi bubuk cabe, bikin saya nggak bisa berhenti memakannya saking lembut atau renyahnya. 

[Gambas:Audio CXO]

(ANL/alm)

NEW RELEASE
CXO SPECIALS