Insight | General Knowledge

2022 CXO Picks: 10 Pertikaian Paling Epic di Jagat Maya

Selasa, 27 Dec 2022 18:30 WIB
2022 CXO Picks: 10 Pertikaian Paling Epic di Jagat Maya
Foto: Unsplash: Clique Images, Nordwood Themes
Jakarta -

Pertikaian masa kini bukanlah adu jotos atau jambak-jambakan di jalanan, tapi adu mulut di ruang virtual. Tapi jangan salah, pertikaian di dunia maya tidak kalah panasnya dengan pertikaian di dunia fisik. Bahkan, senggol bacok lebih mudah terjadi di dunia virtual. Entah kenapa, semua orang lebih mudah tersinggung dan reaksioner di sini. Kemarin mungkin ada pertikaian antara influencer, hari ini ada pertikaian antara brand dengan konsumen, lalu minggu depan mungkin saja ada pertikaian antara pemerintah dengan hacker.

Mulai dari yang pertikaian yang konyol sampai yang benar-benar genting, semuanya berhasil menyita perhatian warga. Seperti pertengkaran pada umumnya, di jagat maya ada netizen yang menjadi kompor dengan memanas-manaskan suasana, ada netizen yang menjadi komentator, ada pula netizen yang cuma jadi penonton. Selama satu tahun ke belakang, kami melihat kembali apa saja pertikaian yang berhasil menghebohkan jagat maya. Berikut ulasannya!

Uly Siregar vs Pengguna Dr. Martens
Seorang pengguna di Twitter dengan nama akun @mlkylatte mengeluarkan testimoni mengenai sepatu Dr. Martens—yang biasa disingkat sebagai "Docmart". "Buat orang yang bilang docmart sepatu nyaman pls STOP LYING," tulisnya. Tiba-tiba, Uly Siregar—seorang penulis dan mantan jurnalis yang memiliki 3 gelar akademik—menyambar cuitan tersebut. "People are not lying, my kids are not. You just need to break in the shoes, the leather. Kok enteng banget nuduh orang padahal mungkin kesalahan teknis ada pada dirimu," balasnya. Ternyata Uly merasa tersinggung, ia tidak terima kalau anaknya yang adalah pengguna Docmart dicap sebagai pembohong—walau jelas bahwa cuitan pertama hanya merupakan candaan semata. Banyak netizen yang bingung dan merasa respons ini berlebihan. Sampai-sampai, Uly Siregar dijuluki sebagai Indonesian Karen.

Jisoo Sukoharjo vs Fanbase Penyanyi Indonesia
Pengguna Twitter anonim dengan nama akun @jisoosukoharjo membuat sebuah utas yang cukup menghebohkan, ia memberi rating dan honest review untuk penyanyi-penyanyi Indonesia mulai dari Ardhito Pramono hingga Pinkan Mambo. Tapi karena review-nya terlalu jujur, banyak penggemar yang tidak terima musisi kesukaan mereka diberi nilai jelek oleh Jisoo Sukoharjo. Puncaknya, utas ini hilang dari Twitter dan akun Jisoo Sukoharjo di-suspend. Ternyata Jisoo Sukoharjo tidak semudah itu dikalahkan, tak berapa lama kemudian akunnya kembali dan ia lanjut membuat utas sensasional lainnya—memberi rating hantu-hantu Indonesia.

Bjorka vs Pemerintah
Pertengahan tahun menjadi momen ketika warga Indonesia dihebohkan oleh sosok hacker bernama Bjorka. Ia berhasil meretas 1,3 miliar data kartu SIM penduduk Indonesia dan kemudian menjualnya di situs gelap BreachForums. Tentu saja masyarakat langsung ketar-ketir karena ternyata data mereka tidak dilindungi dengan baik. Kominfo pun mengirimkan pesan kepada Bjorka, agar "Kalau bisa jangan menyerang." Alih-alih terdengar garang, pesan pemerintah ini justru terdengar payah dan semakin menimbulkan tanda tanya. Bjorka pun membalasnya dengan pesan menohok yang cukup mewakili perasaan warga Indonesia, "STOP BEING AN IDIOT".

H&M vs Justin Bieber
Jenama H&M dikecam oleh penyanyi Justin Bieber karena mengeluarkan merchandise dirinya. Menurut Justin, merch tersebut dibuat tanpa persetujuan darinya, ia pun mengimbau agar tidak membeli produk tersebut. "The H&M merch they made of me is trash and I didn't approve it. Don't buy it," tulis Justin dalam story Instagram. Beberapa hari setelahnya, H&M memberikan klarifikasi bahwa merchandise tersebut dibuat sesuai prosedur yang berlaku. Namun demi menghormati Justin, mereka memutuskan untuk menarik merch tersebut dari seluruh toko H&M.

Jefri Nichol vs Everybody
Berawal dari adu mulut di internet, kemudian berakhir di ring tinju. Aktor Jefri Nichol terlibat percekcokan di Twitter dengan dua orang netizen, ia kemudian menantang kedua orang tersebut untuk berduel dengannya. Dua orang netizen tersebut akhirnya dibuat KO oleh Jefri Nichol. Bahkan, Jefri juga berani mengajak duel sosok "laki-laki yang menyebabkan keributan antara dua perempuan" serta Rizky Billar yang waktu itu sempat terkena kasus KDRT.

Kanye West vs adidas
Sejak pertengahan tahun 2022, Kanye West beberapa kali menyerang adidas karena merasa perusahaan tersebut meniru desain Yeezy—meskipun adidas adalah kolaborator untuk Yeezy. Dalam pertikaian ini, Kanye bahkan melayangkan personal attack kepada beberapa petinggi adidas. Lalu, siapa yang menang? Untuk kasus pencurian desain tidak ada yang menang. Tapi akhir tahun ini adidas akhirnya memutus kontrak dengan rapper tersebut setelah ia melontarkan pernyataan bernada anti-semitic.

Konsumen vs Esteh Indonesia
Tahun 2022 menjadi tahun yang panas bagi banyak jenama, salah satunya Esteh Indonesia. Esteh Indonesia dikritik banyak pihak karena melayangkan somasi kepada salah satu konsumennya yang mengeluhkan tingkat kemanisan produk Esteh Indonesia. Konflik ini bermula ketika pengguna Twitter @Gandhoyy mencuit pendapatnya mengenai produk minuman Chizu Red Velvet dari Esteh Indonesia yang menurutnya terlalu manis. Drama per-esteh-an ini pun berlanjut dengan pihak Esteh Indonesia yang melayangkan somasi kepada @Gandhoyy. Pemilik akun tersebut akhirnya meminta maaf kepada Esteh Indonesia, yang justru membuat netizen semakin geram dengan jenama tersebut karena dinilai tak bisa menerima kritikan.

Popon Kerok vs Netizen
Komika Popon Kerok sudah berkali-kali bertengkar dengan para SJW karena jokes-nya yang tidak sensitif dan seksis. Di bulan Agustus kemarin, Popon membuat utas yang bercerita bahwa ia diputus kontrak untuk sebuah pekerjaan. Namun, menurutnya, ia kehilangan kontrak tersebut karena "tweet feminis" yang menyerang dirinya. "Mentang-mentang lu punya power gede, kedudukan tinggi, seneng lu bisa nutup rejeki orang kecil?" tulis Popon melalui akun pribadinya. Tidak jelas siapa yang dimaksud "orang berkedudukan tinggi" oleh Popon, karena sebagai laki-laki yang diberi panggung ia jelas memiliki power lebih besar. Benar saja, banyak netizen yang langsung menyerangnya karena playing victim.

Warpopski vs Billy Oscar
Kehadiran Karen's Diner di Indonesia menjadi perbincangan banyak orang, but not in a good way. Banyak yang merasa aksi gimmick dari pelayan di Karen's Diner justru terlihat cringe, menyebalkan, dan tak sesuai dengan konteks Karen's Diner yang ada di luar negeri. Billy Oscar, marketing manager Bengkel Burger x Karen's Diner, membuat cuitan yang mempromosikan antusiasme pengunjung Karen's Diner. Tapi, dalam cuitan itu ia ikut menyinggung "warung di Tebet" yang diduga kuat adalah Warpopski. Usut punya usut, ternyata Warpopski pernah menolak ajakan kolaborasi dari Bengkel Burger. Warpopski kemudian balik menyindir dengan bertanya kepada Ivan Lanin perbedaan antara kalimat "kolaborasi tidak jadi" dan "kolaborasi ditolak".

Safa vs NCTzen
Pertengkaran jagat maya paling epic dan iconic tahun ini jatuh kepada Safa vs NCTzen. Pertengkaran ini berawal dari cuitan bernada negatif dari seorang pengguna Twitter bernama Safa mengenai dua member NCT Dream, Jaemin dan Renjun. Tidak terima, para fans NCT membuatkan Twitter Space untuk mengadili Safa. Mereka meminta Safa untuk menulis permintaan maaf di atas materai 20 ribu dan mengancam akan membawa kasus ini ke pengadilan. Tapi jangan salah, Twitter Space ini bukan hanya diisi oleh penggemar NCT tapi juga diisi oleh orang-orang penting seperti aktivis HAM, anak tentara, dan kader Golkar. "Kamu lupa ya? Dosen saya ini kader Golkar! Kamu kalau meragukan dosen saya, saya kasih nomor beliau silakan ngobrol dengan beliau," ucap salah satu fans NCT dengan nada berapi-api.

Itu dia 10 pertikaian paling epic yang terjadi selama setahun belakangan di jagat maya. Siapapun yang bertikai, daftar ini mengingatkan kita bahwa internet bisa menjadi hutan rimba yang liar dan tak terkontrol. Sepertinya lebih baik kita semua meluangkan waktu untuk hal-hal yang lebih menyenangkan seperti memasak, menonton film, atau berkencan dengan pasangan, daripada menghabiskan waktu bertikai dengan orang asing di dunia virtual.

[Gambas:Audio CXO]

(ANL/alm)

NEW RELEASE
CXO SPECIALS