Insight | General Knowledge

Apa yang Terjadi Jika Yugoslavia Main di Piala Dunia 2022?

Selasa, 13 Dec 2022 14:54 WIB
Apa yang Terjadi Jika Yugoslavia Main di Piala Dunia 2022?
Jakarta -

Apakah kalian para Gen Z pernah mendengar tentang sebuah negara bernama Yugoslavia? Yugoslavia merupakan sebuah negara di daerah tenggara Eropa yang lahir pada tahun 1918 yang dipenuhi beragam etnis dan bahasa. Kekayaan budaya di dalam negara ini sebenarnya hampir mirip dengan Indonesia, namun tragedi konflik etnis antar suku di dalamnya membuat muncul Perang Yugoslavia hingga memecah negara ini menjadi beberapa negara yang pasti sudah pernah kamu dengar. Terdiri dari Slovenia, Kroasia, Makedonia, Bosnia-Herzegovina, Montenegro, Serbia, dan Kosovo. Berakhirnya perjalanan panjang Yugoslavia yang berakhir pada tahun 1992 membuat muncul pemikiran bahwa apa yang terjadi jika Yugoslavia masih ada dan bermain di Piala Dunia 2022?

Prestasi Gemilang Yugoslavia di Bidang Olahraga

Piala Dunia 2022 yang saat ini sedang berlangsung di Qatar telah sukses menghadirkan berbagai pertandingan seru yang dipenuhi bumbu drama, baik di dalam dan di luar lapangan. Tapi ada satu hal mencolok yang kembali terjadi di sini, saat Kroasia berhasil masuk ke babak semifinal Piala Dunia 2022 dengan dipenuhi oleh pemain-pemain yang sebenarnya lahir saat Yugoslavia masih berdiri.

Pencapaian Yugoslavia di bidang olahraga, khususnya sepak bola memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka pernah mencapai posisi keempat di Piala Dunia 1962, lalu dua kali runner up EURO 1960 dan 1968. Bahkan kedua pemain mereka, yaitu Josip Skoblar dan Darko Pancev pernah menjadi peraih European Golden Shoe. Sebenarnya tidak cuma jago di sepak bola saja. Tim basket Yugoslavia sempat meraih emas di Olimpiade 1980; juara FIBA World Cup 1970, 1978, 1990; serta juara FIBA EuroBasket 1973, 1975, 1977, 1989, dan 1991 sebelum akhirnya mereka pecah.

Melihat bagaimana sebenarnya Yugoslavia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kompetitor terkuat untuk meraih juara Piala Dunia, dengan pemain-pemain yang lahir dan bermain di negara pecahan mereka, kira-kira, inilah formasi dan pencapaian mereka di Piala Dunia 2022.

Yugoslavia di Piala Dunia 2022

Ada beberapa negara pecahan Yugoslavia yang memiliki komposisi pemain kuat, contohnya Kroasia, Serbia, dan Slovenia. Jika kita mengambil pemain-pemain dari sana untuk menjadi satu skuad Yugoslavia yang siap main di Piala Dunia 2022, maka inilah gambaran lengkapnya:

Oblak
Savic - Caleta-Car - Gvardiol
Jura - Brozovic - Modric - Milinkovic-Savic - Perisic
Vlahovic - Dzeko

Kemudian masih ada barisan pemain-pemain lainnya yang siap menggantikan mereka dari bangku cadangan: Livakovic, Handanovic, Lovren, Marusic, Kostic, Majer, Pasalic, Kovacic, Tadic, Kramaric, dan Mitrovic.

Dari komposisi pemain di atas, maka bisa tidak bisa dibohongi kalau Yugoslavia di Piala Dunia 2022 akan menjadi tim kuat yang siap menggeser dominasi tim-tim besar lainnya. Apalagi dari segi gaya bermain, akan jauh lebih spartan dengan disiplin tinggi. Seperti yang bisa dilihat dari permainan Kroasia, mereka bermain jauh lebih tenang walaupun secara skills tidak sebagus negara-negara lainnya. Namun dengan kombinasi permainan yang tenang dan skills para pemain yang lebih baik, Yugoslavia sudah seharusnya bisa melaju menyamai apa yang sudah dicapai Kroasia pada saat ini di Piala Dunia 2022.

Sayangnya, semua tulisan di atas hanyalah angan-angan belaka. Perpecahan Yugoslavia tidak hanya menghancurkan harkat hidup banyak orang, suku, etnis, dan agama di sana, tetapi juga kebanggaan akan prestasi olahraga yang tidak akan mungkin dicapai lagi sampai kapanpun. Bahkan, prestasi yang sudah Yugoslavia dapatkan selama mereka berdiri kokoh juga sudah terkubur, tertutup luka lama yang sulit untuk dilupakan oleh setiap warga yang merasakan langsung panasnya konflik di Negeri Balkan.

[Gambas:Audio CXO]

(tim/alm)

Author

Timotius P

NEW RELEASE
CXO SPECIALS