Insight | General Knowledge

Daya Tarik Motor Listrik

Senin, 08 Aug 2022 11:00 WIB
Daya Tarik Motor Listrik
Jakarta -

Kendaraan berbahan bakar listrik bukan lagi sebatas mitos atau inovasi tabu. Buktinya, saat ini banyak sekali mobil atau motor berplat biru yang mondar-mandir melintasi kota. Hal ini sendiri menyibakkan ketertarikan baru di kalangan masyarakat, yang pelan tapi pasti beralih ke kendaraan listrik.

Mulanya, ada satu hal yang mengganjal penggunaan kendaraan listrik. Yaitu tingginya harga mobil-mobil listrik di pasaran. Akan tetapi, seiring beberapa penyesuaian dan dukungan pihak pemerintah, harga kendaraan listrik perlahan mulai terjamah. Khususnya motor-motor listrik, yang hadir sebagai menjadi primadona baru.

"Awalnya sih saya nggak yakin, tapi penasaran banget. Nah, pas ngeliat temen-temen yang udah (pakai motor listrik]) duluan, katanya lebih simple buat harian," ungkap Iyan, seorang kurir yang sumringah dengan motor listrik terbarunya. Iyan mengaku diberi tawaran kredit motor listrik dari kantornya dengan perhitungan yang ekonomis.

Pemuda 26 tahun itu juga menyebut kalau biaya harian motor listrik lebih murah dari motor berbahan bakar minyak. "Ini (motor listrik) lebih irit sih daripada motor biasa. Kalo dihitung-hitung, pokoknya kagak tekor di ongkos. Praktis juga dibawa ngider, sat-set sat-set, " tambahnya sambil tertawa santai.

Kendaraan listrik memang diproyeksikan sebagai kendaraan masa depan. Pesonanya dapat dilihat dari penggunaan daya yang lebih irit, jarak tempuh yang kian memanjang, hingga dampak baiknya terhadap lingkungan. Di sisi lain, kehadiran kendaraan listrik juga didukung langsung oleh Pemerintah DKI Jakarta, yang berinisiatif membebaskan pajak kendaraan listrik melalui Pergub Nomor 3 Tahun 2020.

Sementara itu, industri kendaraan bermotor juga tengah mengincar pasar kendaraan listrik sebagai andalan baru. Melansir detikOto, salah satu event otomotif termasyhur di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 yang akan datang, bahkan memperkenankan hajatnya sebagai platform perkenalan kendaraan listrik.

"Kami masih akan sangat bangga bahwa GIIAS tetap dijadikan sebagai platform bagi para APM untuk launching produk terbaru," ujar Project Director Sevent Event, Agus Riyadi sebagaimana dilansir dari detikOto. "Kemudian yang terbaru GIIAS juga akan dijadikan sebagai platform untuk launching kendaraan listrik, baik berupa perkenalan maupun edukasi kepada masyarakat," tambahnya.

Selain beberapa hal di atas, motor listrik juga dapat memberi pengalaman berkendara baru bagi masyarakat, yang tentunya lebih ringkas, mudah dan ramah. Manfaat tersebut bisa dicapai karena motor listrik menggunakan dinamo elektrik yang meminimalisir getaran seperti mesin konvensional. Artinya, kendaraan ini menawarkan suatu kenyaman bagi pengendara, dan tanpa perawatan yang merepotkan.

Kemudian, pengendara motor listrik juga tidak perlu mengantre di SPBU, yang belakangan dikerubungi pengendara konvensional akibat fluktuasi stok bahan bakar, serta bebas dari dampak kenaikan harga BBM. Terakhir, menggunakan kendaraan listrik juga berarti salah satu upaya penyelamatan bumi, yang selama ini terkontaminasi emisi karbon dari kendaraan konvensional.

Jadi, apa kamu tertarik menggunakan motor listrik?

[Gambas:Audio CXO]

(RIA/HAL)