Insight | General Knowledge

Remaja di India Mengonsumsi Air Rebusan Kondom untuk Mabuk

Kamis, 04 Aug 2022 16:00 WIB
Remaja di India Mengonsumsi Air Rebusan Kondom untuk Mabuk
Foto: Tek Image/Getty
Jakarta -

Belum lama ini, ada berita yang cukup menggegerkan datang dari India. Faktanya, anak-anak muda di sekitar daerah Durgapur, India Timur sedang marak-maraknya memiliki ketergantungan dan kecanduan pada kondom beraneka rasa untuk dikonsumsi, bukan sebagai metode kontrasepsi. Para remaja di India menggunakan kondom beraneka rasa ini untuk mabuk dengan cara merebusnya dalam beberapa waktu dan mengonsumsi rebusan air tersebut.

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh CNN-News 18, penjualan kondom beraneka rasa di Durgapur meroket sepuluh kali lipat dari biasanya dan kebanyakan pelanggan yang membeli kondom beraneka rasa ini adalah anak-anak muda. "Sebelumnya, tiga hingga empat bungkus saja kondom yang terjual setiap hari. Namun sekarang, semua bungkus kondom menghilang dari toko," ungkap seorang penjaga toko dari toko medis. Metode ini merebus kondom beraneka rasa memang cukup aneh, tetapi bukan menjadi suatu hal yang baru lagi bagi para remaja untuk bereksperimen dalam mendapatkan sensasi mabuk, layaknya menghirup lem yang sempat viral di berbagai negara pada saat itu.

Lalu, bagaimana seseorang bisa mendapatkan sensasi mabuk dari mengonsumsi rebusan air kondom?

Meskipun terdengar sangat aneh bagi seseorang untuk mabuk hanya dari rebusan air kondom, Udayan Basak, seorang sarjana penelitian kimia polimer mengatakan kepada Vice bahwa secara teori, hal ini sangat mungkin, meskipun belum terbukti dalam penelitian ahli. Kondom mengandung resin sintetis poliuretan, jelasnya, untuk daya tahan dan peregangan. Kondom juga terbuat dari poliisoprena, yang merupakan komponen karet dan gliserin untuk memberikan rasa tertentu pada produk. Namun, kuncinya di sini adalah poliuretan yang dapat rusak dan memproduksi etilen glikol atau sejenis alkohol ketika kondom direbus dan disimpan selama enam hingga delapan jam.

Tidak hanya itu, menurut Dhiman Mandal, seorang pengawas rumah sakit di kecamatan Durgapur juga menyatakan bahwa kondom dengan aneka rasa mengandung semacam bahan pewangi yang juga dapat menghasilkan alkohol. Di dalam senyawa ini, terdapat pula zat dendrit yang merupakan zat aromatik sehingga apa yang dialami setelah mengonsumsi air rebusan kondom beraneka rasa ini adalah suatu reaksi mabuk dendrit.

Sama halnya dengan menghirup lem, cat semprot, dan cairan pembersih yang memiliki efek jangka panjang berbahaya seperti kerusakan ginjal, gangguan pendengaran, kehilangan koordinasi, kejang anggota badan hingga kerusakan otak, mengonsumsi air rebusan kondom juga dapat menyebabkan keracunan dan kecanduan. Jika dikonsumsi berulang kali maka dapat berdampak negatif pada paru-paru dan ginjal, serta membahayakan sistem saraf tubuh. Bahkan, menurut Sanjith Saseedharan, seorang pemimpin perawatan kritis di Rumah Sakit SL Raheja di Mumbai juga menambahkan bahwa mengonsumsi rebusan air kondom dalam jangka panjang dapat menyebabkan kelainan mental bahkan kematian.

[Gambas:Audio CXO]



(DIP/HAL)