Interest | Fashion

Busting Myths: Cat Kuku Halal

Jumat, 08 Jul 2022 12:00 WIB
Busting Myths: Cat Kuku Halal
Jakarta -

Bagi perempuan, memiliki penampilan yang menarik mulai dari ujung kepala hingga kaki adalah hal yang penting. Bahkan, perihal kuku saja para perempuan sangat memperhatikannya. Biasanya, mereka rela mengeluarkan uang ratusan ribu hingga jutaan rupiah untuk menghias kuku mereka di salon menggunakan warna-warna lucu dan desain nail art yang ciamik. Namun, bagi para umat muslim, menggunakan nail art maupun kutek adalah hal yang dilarang dalam agama. Hal ini dikarenakan bahan-bahan yang terkandung di dalam kutek tersebut dapat menghalangi masuknya air ke pori-pori kuku ketika wudhu, sehingga ibadah pun tidak akan diterima. Meskipun demikian, kini banyak beredar merek cat kuku yang menggunakan embel-embel halal sehingga dapat dibawa ibadah. Apakah hal tersebut benar adanya?

.Ilustrasi pakai cat kuku halal/ Foto: Freepik

Pada dasarnya, kutek atau cat kuku mengandung berbagai bahan kimia yang apabila diaplikasikan ke permukaan kuku dapat membuat lapisan baru berwarna yang hasilnya cantik. Cat kuku terbuat dari polimer pembentuk film yang dilarutkan ke dalam pelarut organik yang mudah menguap. Nitroselulosa yang dilarutkan dalam butil asetat atau etil asetat juga umum digunakan. Namun sayangnya, masih banyak yang percaya bahwa cat kuku yang menggunakan embel-embel halal yang kian beredar ini memang benar-benar dapat digunakan untuk ibadah.

Cat kuku dengan label halal memang cukup kontroversial, sehingga kamu harus lebih jeli lagi dalam memilih cat kuku yang dikatakan halal tersebut. Karena, mungkin saja yang dimaksud halal adalah kandungan yang digunakan, bukan berarti cat kuku tersebut dapat digunakan untuk beribadah. Cat kuku yang dapat menyerap air wudhu dan digunakan untuk beribadah biasanya menggunakan klaim breathable yang berarti memiliki pori-pori sehingga air bisa menembus lapisan cat kuku. Jika kamu masih ragu dengan cat kuku halal, berikut ini adalah ciri-ciri dari kutek halal yang dapat digunakan untuk beribadah.

.Ilustrasi cat kuku halal/ Foto: Freepik
  • Cat kuku halal mengandung bahan dasar berupa polimer yang diolah menggunakan teknologi khusus sehingga air dan oksigen bisa menembus lapisannya.
  • Cat kuku yang dapat menyerap air akan membuat kamu dapat merasakan air menembus lapisan cat kuku.
  • Cat kuku yang halal cenderung tidak berbau tajam karena tidak mengandung bahan kimia yang berlebih dan tidak mudah menggumpal ketika kering.
  • Cat kuku halal mudah mengering ketika diaplikasikan ke kuku karena dapat menyerap udara secara menyeluruh karena terdapat celah untuk oksigen masuk ke dalam kuku.

Jika kamu mendatangi nail salon untuk mendapatkan nail art maka kamu harus lebih teliti lagi dalam memilih produk yang digunakan. Biasanya, gel atau bahan-bahan lain untuk menambahkan ukuran kuku menjadi lebih panjang yang biasa kamu temui di nail salon sudah pasti tidak dapat meresap air dan membuat ibadah kamu tidak diterima. Memang, mencari cat kuku yang halal dan tidak menghalangi ibadah bukanlah hal yang mudah dan bahkan produknya memiliki harga yang cukup lebih mahal apabila dibandingkan dengan cat kuku pada umumnya.

.Ilustrasi cat kuku halal/ Foto: Freepik

Untuk membuktikan apabila cat kuku memang dapat menyerap air atau tidak, kamu dapat mengujinya dengan mengoleskan cat kuku tersebut pada selembar tisu. Setelah mengering, teteskan air di atas lapisan cat kuku tersebut dan balik lembaran tisu tersebut. Apabila kamu dapat melihat tetesan air tadi menembus sampai ke permukaan lembar tisu lainnya maka cat kuku tersebut memang breathable dan dapat menyerap air. Apabila tidak, maka sudah dipastikan cat kuku tidak layak untuk dibawa ibadah.

Perkara cat kuku halal ini memang masih simpang siur adanya. Jika kamu memang masih ragu untuk menggunakannya untuk ibadah, maka lebih baik menggunakannya pada saat 'berhalangan' saja. Lagipula, masih banyak cara lain yang dapat membuat penampilanmu tetap menarik, kok! Yang paling penting jaga kebersihan kuku-kuku jarimu dan jangan sampai terlihat seperti tidak terawat.

[Gambas:Audio CXO]

(DIP/DIR)