Interest | Art & Culture

Ngobrolin Karier, Kuliner, dan Medan Bareng Oslo Ibrahim

Senin, 13 May 2024 17:10 WIB
Ngobrolin Karier, Kuliner, dan Medan Bareng Oslo Ibrahim
Ngobrolin Karier, Kuliner, dan Medan Bareng Oslo Ibrahim/Foto: CXO Media
Jakarta -

Oslo Ibrahim menjadi salah satu fenomena musisi di luar kota Jakarta yang berhasil menaklukkan ibu kota dari satu jengkal ke satu jengkal selanjutnya. Tumbuh besar di Medan membuat pria bernama asli Rio Riezky ini memiliki satu misi khusus ketika memutuskan hijrah ke Jakarta: ia ingin melebarkan sayapnya di dunia musik. Latar belakang kota Medan ternyata tetap membuat Oslo Ibrahim memiliki taste yang seru. Baik dari musik, fashion, hingga kuliner sendiri.

Ngobrol Bareng Oslo Ibrahim

Dalam kesempatannya bermain di CXO Live From, Oslo Ibrahim sempat ngobrol bersama kami. Penampilannya yang terhitung nyentrik juga ia tunjukkan lewat jawaban yang keluar dari mulutnya.

1. Lu sempet ganti nama panggung menjadi Oslo Ibrahim. Apa alasannya? Dari segi musik juga berubah kan.

Waktu itu gue pake nama asli [Rio Riezky], tapi ternyata kurang berhasil. Jadi sekarang pengen mulai dari 0, dengan menghapus history yang sebelumnya. Jadi emang pengen bener-bener starting from scratch aja. Kebetulan Oslo Ibrahim diambil dari gabungan nama kecil gue dan nama bokap. Jadi bukan nama yang baru-baru banget buat gue.

2. Siapa inspirasi fashion Oslo Ibrahim?

Ada Dennis Rodman, Lenny Kravitz, dari manga juga banyak tuh. Dulu ada manga judulnya Crows, karakter utamanya Harumichi Bouya. Nah gue suka dia juga tuh.

3. Tiga makanan yang wajib dicoba kalo ke Medan!

Soto Sinar Pagi, itu soto khas Medan. Kemudian ada Nelayan Dimsum karena belum ada yang ngalahin, termasuk dimsum di Jakarta sendiri. Terus yang ketiga Indomie Bangladesh di Warkop Agem. Kalian harus ke OG-nya di sana!

4. Rekomendasi musisi Medan yang wajib kita dengerin!

Ada band namanya Inthesky. Jadi dia tuh band dengan genre soul, hip-hop, funk juga ada. Search aja di Spotify. Lagunya keren semua dan mereka juga udah pernah beberapa kali manggung di Jakarta.

5. Kenapa berkarya harus di Jakarta? Kenapa nggak stay di Medan?

Waktu zaman gue, salah satu cara untuk terdengar lebih luas lagi adalah dengan pindah ke Jakarta. Dulu belum ada media sosial segede sekarang, jadi gue harus ke Jakarta, lalu nongkrong sama orang-orang yang perlu dideketin. Seninya emang ada di tongkrongannya itu. Cuma kalau emang musik lu bagus, mau di manapun bakalan diliat sih.

6. Gimana menurut lu tentang CXO Live From?

Gue selalu menikmati semua acara sih. Apalagi sekarang di Anjungan Sarinah yang tempatnya juga asik. Sangat capturing Jakarta banget karena ada di salah satu jalan protokol terbesar Jakarta. Bisa ngasih tunjuk musik-musik baru juga, kayak gue yang baru rilis single ["Your Favorite Food"]. Makasih banget! Jadi, acara kayak gini harus terus dilanjutin ya!

[Gambas:Youtube]

(tim/DIR)

Author

Timotius P

NEW RELEASE
CXO SPECIALS