Interest | Art & Culture

Pertunjukan "Setelah Lewat Djam Malam" Mempertemukan Film dan Teater dalam Satu Panggung

Jumat, 18 Nov 2022 14:46 WIB
Pertunjukan
Jakarta -

Beberapa tahun terakhir, ada semakin banyak pertunjukan teater yang mengadaptasi film maupun novel Indonesia, seperti Petualangan Sherina dan Bumi Manusia. Kali ini, giliran film Indonesia klasik Lewat Djam Malam (1954) karya Usmar Ismail yang diadaptasi menjadi pertunjukan berjudul Setelah Lewat Djam Malam. Usmar Ismail adalah sutradara yang dikenal sebagai Bapak Perfilman Indonesia, lewat karya-karyanya ia membuka jalan bagi perkembangan industri perfilman dalam negeri.

Setelah Lewat Djam Malam direncanakan menjadi pertunjukan lintas media yang mempertemukan film dan teater dalam satu panggung. Pertunjukan ini merupakan kolaborasi antara Collabonation Silang Media Film x Pertunjukan yang terdiri dari KawanKawan Media, Teater Garasi, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta IM3. Rencananya, pertunjukan akan digelar dua kali yaitu pada tanggal 2 dan 3 Desember 2022 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki.

Ada banyak nama-nama pegiat kesenian yang terlibat dalam proyek ini, beberapa di antaranya adalah Yudi Ahmad Tajudin yang berperan sebagai sutradara dan Yulia Evina Bhara yang berperan sebagai produser. Tak hanya itu, pertunjukan ini juga menampilkan deretan aktor dan aktris berbakat, di antaranya Reza Rahadian, Sal Priadi, Dira Sugandi, Lukman Sardi, Kelly Tandiono, dan Josh Marcy.

[Gambas:Instagram]

Sekilas Tentang Film Lewat Djam Malam

Film Lewat Djam Malam sendiri bercerita tentang seorang pemuda mantan pejuang revolusi bernama Iskandar yang mencoba beradaptasi dengan kehidupan normal di Bandung bersama dengan kekasihnya, Norma. Dalam kondisi Indonesia yang baru saja merdeka, tentara memberlakukan jam malam di Bandung. Namun, Iskandar kesulitan untuk melepaskan idealismenya sebagai pejuang. Ia pun semakin merasa frustasi ketika mengetahui bahwa mantan atasannya, Gunawan, melakukan korupsi atas nama perjuangan mereka.

Lewat Djam Malam adalah karya sinema yang penting bagi sejarah Indonesia. Pada tahun 1955, film ini meraih penghargaan Piala Citra untuk kategori Film Terbaik. Tak hanya itu, tahun 2020 film ini juga direstorasi dan masuk ke dalam koleksi Criterion Collection yang dikurasi oleh Martin Scorsese. Sebagai karya film yang memiliki status "legendaris", tentunya pertunjukan teater yang berangkat dari film ini akan menjadi persembahan yang menarik untuk disaksikan.

Ketika Film dan Teater Bertemu

Selain menawarkan pengalaman menonton yang baru bagi para audiens, pertunjukan ini juga menjadi pengalaman yang menarik bagi para cast dan crew yang terlibat, salah satunya Sal Priadi. Setelah Lewat Djam Malam akan menjadi pengalaman pertama Sal Priadi di panggung teater yang lengkap dengan arena dan penontonnya. Pelantun lagu "Amin Paling Serius" ini mengaku bersemangat untuk terlibat dalam pertunjukan ini, karena selain berangkat dari judul film legendaris, pertunjukan ini juga disutradarai oleh Yudi Ahmad Tajudin yang namanya sudah dikenal di dunia teater.

Pada pertunjukan ini, teater dan film akan bertemu dalam satu panggung. Saat adegan teater berjalan, film juga akan turut diputar. "Ini akan menjadi pertunjukan yang sangat menarik, apalagi seluruh area akan menjadi panggung saat pertunjukan. Semua orang seharusnya memperjuangkan waktu dan tiket untuk menonton ini," ucap Sal Priadi kepada CXO Media.

Setelah Lewat Djam Malam akan menjadi suguhan pertunjukan menarik yang kaya akan nilai-nilai sejarah. Maka dari itu, pertunjukan ini tak boleh dilewatkan, apalagi bagi penonton generasi muda. Bagi kalian yang tertarik untuk menyaksikan Setelah Lewat Djam Malam, kalian bisa membeli tiket pertunjukan melaluiĀ Loket.com atau Go-Tix.

[Gambas:Audio CXO]

(ANL/alm)

NEW RELEASE
CXO SPECIALS