Inspire | Love & Relationship

Pacar Tiba-tiba Cuek dan Jaga Jarak, Harus Gimana Ya?

Jumat, 31 May 2024 12:01 WIB
Pacar Tiba-tiba Cuek dan Jaga Jarak, Harus Gimana Ya?
Ilustrasi galau karena pacar Foto: Unsplash
Jakarta -

Menjalin hubungan atau pacaran dengan seseorang memang banyak tantangannya. Hubungan cinta tidak melulu 'manis-manis'-nya saja, tapi juga ada yang bikin pusing, salah satunya ketika pacar tiba-tiba cuek dan jaga jarak tanpa alasan yang jelas.

Sebagai pacar kita tentu bertanya-tanya kenapa pria yang pada awal pacaran kerap menunjukkan romantisme, tiba-tiba menjadi jauh dan tidak peduli. Tak heran jika pikiranmu dipenuhi prasangka buruk dan berujung bertengkar. Namun yang harus kamu ketahui, perilaku ini ternyata umum dilakukan oleh pria lho.

Alasan Pacarmu Tiba-tiba Menjauh

Dikutip Your Tango, ada alasan mengapa pacarmu tiba-tiba mulai bersikap jauh pada tahap awal hubungan dan ketika segala sesuatunya tampak berjalan baik, serta apa yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya. Mungkin kamu akan merasa frustrasi dan meragukan diri sendiri karena berpikir itu adalah salahmu atau dia tidak tertarik lagi.

Tetapi itu bukan alasannya. Saat pria menarik diri, tidak selalu mereka tidak tertarik lagi padamu, justru sebaliknya. Ada beberapa kemungkinan alasan pacarmu menjauh, mulai dari dia kehabisan testosteron, ada ketakutan dalam dirinya karena menjalani hubungan, kewalahan dengan perasaannya terhadapmu, dan mungkin saja dia takut untuk berkomitmen.

Ada banyak alasan mengapa dia tiba-tiba menjadi jauh secara emosional sehingga penting untuk kamu membuat asumsi apapun di kepalamu. Dia mungkin saja tidak siap untuk membuatmu takut, jadi dia ingin mengatasi perasaannya dengan cara sendiri yang tidak kamu mengerti.

Yang Harus Kamu Lakukan Kalau Pacarmu Menjaga Jarak

Kabar baiknya, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk membantu hubunganmu kembali ke jalurnya ketika dia sudah siap.

1. Berikan Ruang Sendiri Secukupnya

Salah satu alasan utama pria menarik diri adalah kurangnya testosteron. Perempuan suka berpelukan untuk menghilangkan stres karena hal itu meningkatkan kadar estrogen mereka. Tapi masalahnya, hal yang sama terjadi pada estrogen pria.

Meskipun berpelukan membantu menenangkan perempuan, hal ini justru menimbulkan stres pada pria karena menurunkan testosteron mereka. Jadi biarkan pacarmu melakukan hal-hal yang 'laki banget' untuk meningkatkan kadar testosteronnya lagi dan dia akan kembali sediakala padamu.

Tapi ingat, meski kamu sudah memberikannya ruang untuk sendiri, tetapi kamu jangan menarik diri juga. Nanti dia akan bingung dan mengira kamu tidak paham keadaannya dan ingin mengakhiri hubungan. Duh, enggak mau seperti itu kan?

2. Jangan Buru-buru

Pikirkan lagi deh hubunganmu dengan si dia dan jujurlah pada diri sendiri, apakah hubungan yang kamu jalani terlalu terburu-buru atau tidak. Sebab, ini adalah masa transisi di mana kamu dan dia tadinya adalah single, tiba-tiba harus menjalin hubungan yang membutuhkan komitmen.

Wajar jika pada akhirnya pria harus mencerna kondisi ini dengan cara mengambil langkah mundur. Mereka akan menentukan apakah dia layak untuk melepas kehidupan lajangnya bersama kamu atau tidak.

Nah, kalau kamu selalu membombardirnya dengan segala pesan soal masa depan dan rasa tidak percaya, mereka akan berpikir bahwa berhubungan dengan seseorang lebih sulit daripada ketika mereka lajang. Kamu hanya akan membuatnya takut.

3. Dorong Pacarmu agar Punya Kehidupan Sosialnya Sendiri

Pria pun juga takut lho kamu akan menjauhkannya dari teman-temannya. Ya, harus diakui pada tingkat tertentu mereka ingin kamu menghabiskan sebagian besar waktu bersamanya. Tapi mereka juga tidak ingin kamu sepenuhnya mengontrol kehidupan sosialnya.

Kamu memang sedang menjalin hubungan dengan pacarmu, tapi bukan berarti dia tidak bisa menjadi individu yang membutuhkan asupan sosial kan? Ingat ya, dunia dia bukan hanya kamu saja. Jadi cobalah untuk menjadi pacar yang suportif dengan mendorong dia mempunyai kehidupan sosial yang sehat.

4. Ikut Andil dalam Keuangan

Yang dimaksud ikut andil dalam keuangan bukan berarti kamu harus rela menghabiskan uangmu untuk diberikan kepadanya. Tetapi ketika nge-date, tidak ada salahnya kamu yang membayar sebagian atau bahkan kamu membelikan sebuah barang sebagai hadiah kepadanya.

Tunjukkan kalau kamu tertarik padanya bukan karena apa yang mereka berikan, namun benar-benar dari hati. Kalaupun nantinya pacarmu menolak untuk dibayarkan, namun sesekali katakan padanya untuk bergantung padamu juga, sebab dalam hubungan itu adalah simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan.

5. Jangan Dikejar

Ini nih yang kadang membuat perempuan salah langkah dan pada akhirnya si dia pergi. Jangan mengejarnya. Sebaliknya, lakukan hal-hal yang membuat kamu bahagia untuk mengalihkan pikiranmu dari situasi itu sampai pasangan kamu kembali.

Misalnya menghabiskan waktu me-time dengan kegiatan yang kamu sukai, menyelesaikan buku yang belum sempat kamu selesaikan, belajar hal baru seperti memasak, atau kegiatan bermanfaat lainnya. Jangan sia-siakan waktumu untuk menunggunya. Bahkan kalau kamu berada dalam hubungan yang penuh cinta, berkomitmen dan sehat, rehat sejenak tidak ada salahnya.

Nah, sekarang jangan khawatir lagi soal pacarmu yang tiba-tiba menjauh dan cuek. Memberikan kabar sesekali kepadanya soal kamu tidak masalah, asal kamu memberinya waktu untuk menerima keadaan ini. Tapi ingat kamu juga harus tahu batas memberinya waktu sendiri.

Kalau sudah sampai dia tidak memberimu kabar sama sekali, menghilang, bahkan sampai tidak menghargai hubungan yang dijalani, ini waktunya kamu mengambil tindakan. Kamu berhak dicintai dan mencintai orang yang tepat, jangan sampai terjebak dengan pria yang membuang waktu berhargamu.

(DIR/tim)

NEW RELEASE
CXO SPECIALS