Inspire | Love & Relationship

Kala Mencari Pasangan di Dating App Menjadi Melelahkan

Jumat, 08 Jul 2022 16:00 WIB
Kala Mencari Pasangan di Dating App Menjadi Melelahkan
Jakarta -

Aplikasi kencan online atau Dating App telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat modern hari ini. Banyaknya kesibukan yang menyita waktu sampai tak ada waktu untuk mencari pasangan hidup, aplikasi kencan online dianggap sebagai solusi jitu. Namun tidak semua orang yang menggunakan Dating App berhasil mendapatkan pasangan dalam satu kali swipe. Butuh puluhan, ratusan bahkan mungkin ribuan swipe untuk bisa menemukan pria atau perempuan yang cocok dijadikan teman bicara atau pasangan.

Tanpa kamu sadari kegiatan berulang ini membuatmu kelelahan, terutama lelah secara emosional. Sebab kamu harus selalu mengulang pembicaraan pada orang baru, meletakkan perasaan untuk orang tersebut dan meyakininya sebagai seseorang yang tepat. Bila orang tersebut tidak sesuai dengan kriteriamu pada akhirnya, kamu harus melepasnya dan mencari orang baru lagi. Pola inilah yang membuat sebagian besar orang yang menggunakan aplikasi kencan online merasa lelah.

.Ilustrasi aplikasi kencan online/ Foto: Freepik

Dilansir BBC, menurut sebuah studi 2019, kencan online telah menjadi cara yang jauh lebih mungkin untuk bertemu dengan pasangan daripada pertemuan secara tidak sengaja. Tapi dampak buruknya bisa dilihat dari survei terbaru dari aplikasi kencan yang berbasis di Inggris, Badoo, menunjukkan lebih dari tiga perempat lajang merasa lelah karena interaksi yang tidak menguntungkan dan ketidakcocokan dari platform serta aplikasi.

Penelitian dari Hinge juga menemukan sebagian besar penggunanya yakni 61 persen merasa kewalahan oleh proses kencan modern, dan sebuah penelitian di Amerika Serikat pada April 2022 menunjukkan empat dari lima orang dewasa mengalami kelelahan emosional akibat Dating App. Meski merasakan kelelahan, mereka tetap menggunakan aplikasi kencan untuk menemukan calon pasangannya. Tampaknya terlepas dari seberapa buruk pengalaman yang didapat, aplikasi ini tetap menjadi salah satu cara termudah untuk bertemu orang-orang secara romantis di dunia yang semakin serba online ini.

.Ilustrasi dating app/ Foto: Freepik

Alasan Para Pengguna Dating App Merasa Lelah

Kelelahan emosional ini bisa terjadi apabila penggunanya menggunakan Dating App secara berkepanjangan. Ada beberapa tanda dasar dari kelelahan ini yakni ketika pengguna mengaitkan perasaan negatif dengan aplikasi tersebut, dan ketika merasa menggunakan aplikasi kencan online layaknya sebuah pekerjaan kedua yaitu membuat lebih stres.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Leah LeFebvre, seorang profesor studi komunikasi di Universitas Alabama, AS, setengah pengguna dari 395 pengguna Tinder yang dia survei pada tahun 2017 telah menghapus aplikasi beberapa kali. Alasannya 40 persen dari mereka karena sudah menemukan pasangan, sementara 35 persen lainnya mengatakan bahwa mereka menghapus aplikasi tersebut karena mereka merasa tidak berhasil. Ini berarti pengguna tersebut 'tidak mendapatkan tanggapan, tidak ada kecocokan, tidak ada calon pasangan atau mengalami pengalaman buruk'. Beberapa orang lainnya mengaku hanya merasa bosan atau lelah menggunakan aplikasi, dan yang lain lagi menganggap Dating App tidak berguna. Semua itu tanda kejenuhan dari pemakaian Dating App.

Tak hanya dari internal para penggunanya, tapi faktor eksternal pun menjadi penyebab mereka lelah menggunakan Dating App. Misalnya seperti desain aplikasi kencan yang kerap membuat frustasi penggunanya, adanya fitur-fitur berbayar agar kamu mendapatkan pengalaman lebih baik. Sementara yang memilih gratis, tidak mendapatkan apa-apa.

Lalu beberapa pengguna pun mengungkapkan bahwa mereka mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan saat berinteraksi di Dating App, seperti lawan bicaranya berperilaku tidak sopan saat berkencan online. Misalnya melakukan pelecehan verbal seperti membuat panggilan yang tidak sopan, dan menghadapi ancaman bahaya fisik di aplikasi dan situs kencan.

.Ilustrasi dating apps/ Foto: Freepik

Hapus Selamanya atau Sementara?

Terlepas dari kelelahan secara emosional, ada banyak pengguna yang berharap mendapatkan pasangan dari aplikasi kencan online ini. Apalagi pandemi COVID-19 telah membatasi pertemuan antar manusia, jadi membuat banyak orang merasa perlu mencari teman kencan mereka sebelum bertemu di kehidupan nyata. Jadi sepertinya bukan hal yang mungkin bila harus menghapus selamanya aplikasi kencan online.

Bagi sebagian orang, beristirahat sementara dari aplikasi kencan online adalah hal yang mereka butuhkan. Dengan mengambil waktu, mereka bisa memperbaiki diri mereka sebelum akhirnya kembali lagi mencari pasangan. Sekali lagi, kamu harus mengetahui prioritasmu dan membuat batas diri sebelum kamu merasa kelelahan secara emosional akibat Dating App. Bijaklah!

[Gambas:Audio CXO]

(DIR/MEL)