Inspire | Love & Relationship

Bosan Itu Wajar Dalam Hubungan

Jumat, 25 Feb 2022 08:00 WIB
Bosan Itu Wajar Dalam Hubungan
Jakarta -

Menjalin hubungan asmara dengan seseorang yang kamu cintai, tidak akan menjamin kalau rasa cinta yang kamu rasakan akan sama seperti di saat kamu jatuh cinta pertama kali dengan orang tersebut. Rasa cinta di awal menjalin hubungan tidak akan pernah sama dengan rasa cinta ketika hubungan sudah berjalan cukup lama, apa lagi jika sudah bertahun-tahun.

Dalam sebuah hubungan, cinta tidak selalu berjalan dengan indah dan mudah. Terkadang, kamu dan pasangan akan berada di satu fase hubungan yang sangat bahagia, sedih, marah, kecewa, dan bosan. Ketika hubunganmu sudah stabil, tidak ada pertengkaran, tidak ada drama, terjebak rutinitas, dan sudah sama-sama nyaman, saat itulah rasa bosan perlahan akan muncul.

Apakah Wajar Merasa Bosan Dalam Suatu Hubungan?

Perlu kamu ketahui, bahwa sebenarnya rasa bosan itu adalah hal yang wajar terjadi dan dirasakan dalam hubungan. Yang tidak wajar adalah jika kamu menganggap kebosanan ini adalah sebagai bukti hilangnya rasa cinta, lalu kamu mulai mencari sumber keasikan lain dari luar hubungan kamu untuk mengisi kebosanan tersebut (re: selingkuh).

Mulai dari nyari temen curhat lawan jenis yang bisa bikin semangat, mulai tebar pesona ke temen-temen kantor yang menarik, mulai lirik kanan-kiri, dan kemudian kamu akan mengira kalau kamu jatuh cinta dengan orang yang baru. Lalu kamu memutuskan untuk meninggalkan pasanganmu yang lama. Tidak lama setelah itu, secara tidak sadar kamu akan mengulangi lagi siklusnya dari awal. Fatal saudara-saudara!

Menurut terapis pasangan, Rachel Sussman, menurunnya gairah cinta dalam hubungan yang sudah berjalan selama bertahun-tahun merupakan hal normal. Begitu juga kata terapis pasangan Julie Williamson, sangat wajar bila perasaan bosan itu muncul setelah bertahun-tahun menjalani rutinitas sehari-hari bersama.

Jika kamu merasa semuanya berjalan baik-baik saja, tapi hubungan tersebut terasa hambar dan datar karena kamu tidak lagi merasa antusias menghabiskan waktu bersama pasangan, janganlah dulu terpancing emosi sesaat. Dr. Ruth Westheimer, seorang terapis seks dan hubungan asal Amerika Serikat menyarankan kamu untuk mencari tahu terlebih dahulu apa yang membuat kamu merasa jenuh dengan hubunganmu berdua. Banyak hal sebenarnya tidak kamu sadari apa yang menjadi penyebab dari kebosanan yang kamu dan pasanganmu alami.

Mungkin kamu merasa bosan karena rutinitas kegiatan yang kamu jalani sehari-hari bersama pasangan, atau kamu merasa bosan dengan rutinitas seksual kamu berdua yang begitu-begitu saja. Bisa jadi juga mungkin kamu dan pasangan kamu sudah mengenal satu sama lain cukup lama, sehingga bahan obrolan sudah habis dan merasa tidak ada lagi sesuatu yang menarik untuk dibicarakan. Menurut terapis pasangan Rachel Sussman, otak secara otomatis terprogram untuk mencari hal-hal baru dan menarik. Oleh karena itu, seseorang bisa merasa bosan dengan sesuatu yang itu-itu saja dan telah lama dilakukan, termasuk dalam menjalani hubungan asmara.

Sebelum kamu menjalin hubungan cinta untuk lebih lama ke depannya, alangkah baiknya kalau kamu sudah mengetahui bahwa rasa bosan itu nantinya pasti akan datang menghampiri. Komunikasi menjadi hal terpenting dalam suatu hubungan untuk menghadapi rasa bosan. Sebosan apa pun kamu dengan pasangan dan hubungan yang berjalan, jangan sampai pergi meninggalkan dan mengakhiri hubungan dijadikan pilihan untuk menghilangkan rasa bosan.

Mengendalikan Rasa Bosan Dalam Hubungan

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Dr. Arthur Aron di University of New York, mencoba hal-hal baru dapat menciptakan gelombang cinta dan secara signifikan dapat meningkatkan kepuasan dalam hubungan ketika dipraktikkan secara konsisten. Kalau menurut Ruth Westheimer, penulis buku The Doctor Is In, untuk menghilangi rasa bosan dalam hubungan, kamu dan pasangan perlu melakukan hal-hal baru seperti menekuni hobi baru atau mengambil kursus online, sehingga dapat mengusir rasa bosan dan membuat hubunganmu dan pasangan menjadi menarik kembali.

Gak cuma itu aja, kamu dan pasangan juga bisa merencanakan kencan romantis untuk mengembalikan gairah cinta. Menurut Kimberly Hershenson, melakukan kencan romantis dengan lilin dan makan malam favorit bersama adalah cara mudah untuk terhubung kembali dan mengingatkan bahwa kalian masih saling mencintai satu sama lain. Hershenson juga menambahkan, tidak ada kata terlambat untuk membuat tujuan baru, atau merencanakan hal-hal baru yang menyenangkan untuk dilakukan bersama. Kamu bisa buat bucket list hal-hal baru yang menyenangkan untuk dilakukan bersama. Melakukan sesuatu yang baru dapat menambah kebahagiaan pada hubungan dan membantu meningkatkan gairah cinta diantara kamu berdua.

Kesimpulannya, jenuh dengan pasangan itu wajar dan bukanlah pertanda hubungan sudah tidak sehat, apalagi harus cepat-cepat diakhiri apabila kamu benar-benar mencintainya. Kamu harus berkomitmen dengan pasangan bahwa bosan harus dihadapi dengan melakukan berbagai cara. Rasa jenuh dengan hubungan hanyalah sebuah batu sandungan kecil dari perjalanan asmara yang perlu dilewati.

[Gambas:Audio CXO]



(PUA/HAL)