Insight | General Knowledge

Knuckle Method, Cara Orang Asia Mengukur Air Saat Memasak Nasi

Jumat, 24 Jun 2022 16:00 WIB
Knuckle Method, Cara Orang Asia Mengukur Air Saat Memasak Nasi
Ilustrasi nasi matang Foto: Freepik
Jakarta -

Nasi merupakan sajian utama yang dikonsumsi sebagian besar penduduk dunia, terutama masyarakat di Benua Asia. Di Indonesia sendiri, sampai ada istilah 'belum kenyang kalau belum makan nasi', sehingga orang Indonesia mesti makan nasi setidaknya sehari sekali untuk mengisi tenaga. Oleh sebab itu, rasanya sebagai orang Indonesia, patutnya kita tahu bagaimana cara memasak nasi. Tak perlu menggunakan penanak nasi dari bambu, minimal tahu bagaimana cara mengukur air yang pas demi menghasilkan nasi yang lezat    tidak terlalu lembek atau terlalu keras.

Uniknya, cara orang Asia memasak nasi hampir serupa. Salah satu channel YouTube favorit saya, Uncle Roger    tokoh yang diciptakan oleh seorang stand up comedian asal Malaysia, Nigel Ang    kerap membuat video review bagaimana orang-orang di benua selain Asia memasak sajian Asia. Salah satu video yang paling terkenal adalah bagaimana Uncle Roger sangat kecewa kala para chef ternama dunia sebut saja, Chef Oliver dianggap gagal memasak nasi dengan benar. Sebab menurut Uncle Roger, caranya memasak nasi bertentangan dengan kaidah orang Asia, yakni menggunakan buku jari dan rice cooker.

.Knuckle Method/ Foto: Spurce Eat

Jika ditelusuri menurut sejarah dan asal muasal penggunaan metode ini, rasanya akan sangat panjang dan saya pun tidak mampu untuk menulisnya secara singkat. Namun yang saya tahu, metode yang dinamakan Knuckle Method ini sangat populer dan dilakukan secara turun-temurun. Mulai dari wilayah Asia Timur, Asia Tenggara, hingga Asia Barat. Lantas, bagaimana metode ini sangat berhasil menghasilkan nasi yang lezat?

Dilansir Exploratorium Edu, ternyata bukan buku jari yang menentukan hasil nasi yang lezat, melainkan bagaimana penyerapan dan penguapan air tersebut. Air yang diserap adalah air yang masuk ke setiap butir beras dan membantu memasak patinya. Sebab setiap butir beras membutuhkan jumlah air yang hampir sama., jadi bila kamu menggandakan jumlah beras, kamu hanya perlu menggandakan jumlah air yang akan diserap.

Sementara air yang menguap, keluar dalam bentuk uap saat nasi dimasak. Jumlah pasti hilangnya air melalui penguapan tergantung pada luas permukaan pot, kekencangan tutupnya, dan total waktu memasak. Variabel-variabel ini semuanya tidak tergantung pada jumlah nasi dan sebaliknya tergantung pada peralatan memasakmu. Jika kamu menggunakan panci yang sama, jumlah total yang menguap akan hampir sama, terlepas dari berapa banyak nasi yang kamu masak. Oleh karena itu, jumlah ini tidak boleh berubah saat kamu memasak nasi dua kali lipat.

.Memasak nasi/ Foto: Getty Images

Mudahnya seperti ini, jika kamu memasak nasi sebanyak 2 gelas takar, berarti air yang harus kamu tuang ke dalam rice cooker atau panci adalah 3-4 gelas takar. Menggandakan air akan membantu beras mengalami penyerapan dan penguapan. Nah, cara menggunakan metode ini mulailah dengan mencuci beras secara menyeluruh dengan air, kemudian tiriskan sekitar 10 menit, setelah itu masukkan ke dalam wadah rice cooker dan tambahkan air sampai kedalaman satu buku jari. Untuk memeriksa apakah takaran sudah benar atau belum, letakkan buku jari telunjukmu tepat di atas permukaan nasi yang telah terendam air. Lalu tekan tombol masak pada rice cooker.

Mudah, kan? Memasak nasi rasanya telah menjadi rutinitas dasar yang harus kita kuasai sebagai orang Asia. Meskipun kita tidak bisa memasak masakan lainnya, bisa memasak nasi telah menjadi kebanggaan tersendiri sebagai orang Asia, terutama orang Indonesia. Nah, apa kamu sudah bisa masak nasi?

[Gambas:Audio CXO]

(DIR/MEL)