Interest | Art & Culture

Serba-serbi Tentang House of the Dragon

Minggu, 21 Aug 2022 16:00 WIB
Serba-serbi Tentang House of the Dragon
Jakarta -

Pada episode terakhir Game of Thrones, Daenerys Targaryen yang gencar ingin menduduki tahta Iron Throne berakhir membakar sebagian besar King's Landing dan membunuh hampir semua rakyat dengan naganya. Dengan rangkaian konflik dan politik yang terdapat di Game of Thrones, House of the Dragon hadir sebagai prekuel dari serial TV HBO ini dengan memaparkan segala hal yang terjadi ketika semuanya masih berdiri dan House of Targaryen masih memimpin dan berada di Iron Throne.

Setelah merilis beberapa foto teaser dan trailer dari tahun lalu, akhirnya House of the Dragon akan tayang secara perdana pada tanggal 21 Agustus 2022. Disutradarai oleh RR. Martin, Ryan Condal dan Miguel Sapochnik yang pernah menyutradarai beberapa episode Game of Thrones, salah satunya adalah episode The Battle of the Bastards yang merupakan salah satu episode favorit bagi para penggemar.

Untuk ceritanya sendiri, House of the Dragon menceritakan sejarah keluarga Targaryen pada 172 tahun sebelum Daenerys Targaryen lahir. Di masa kejayaan Targaryen, terdapat pula banyak perang, konflik dan bencana lainnya yang dikenal sebagai 'The Dance of the Dragons'. Selama konflik ini terjadi, peperangan Targaryen didominasi oleh naga mereka yang di mana dalam sejarah Westeros, naga milik Targaryen pada masa itu berada pada titik terbanyaknya, namun hampir punah sampai akhirnya Daenerys Targaryen di Game of Thrones membesarkan tiga ekor naga terakhir dalam sejarah. Jika sebelumnya di Game of Thrones cerita didominasi oleh pertarungan antar keluarga seperti Stark, Lannister, Greyjoy, Martell, dan Tyrell yang ingin mendominasi Westeros dan menduduki takhta, cerita House of the Dragon ini berpusat secara eksklusif pada keluarga Targaryen.

Konflik dimulai ketika dewan aristokrasi besar memilih Viserys Targaryen, putra dari Old King Jaehaerys Targaryen sebagai pewaris takhta Iron Throne dibandingkan Rhaenys Targaryen yang merupakan perempuan lebih tua dengan alasan patriarki. Viserys Targaryen pun berhasil memegang takhta dan perselisihan perebutan takhta kembali terjadi di generasi selanjutnya di mana putri Viserys, Rhaenyra Targaryen adalah satu-satunya anak yang masih hidup. Di sinilah, segala macam konflik perebutan takhta Iron Throne akan diceritakan lebih dalam di House of the Dragon.

Serial TV original dari HBO ini dimeriahkan oleh deretan aktor dan aktris yang akan membawa cerita House of the Dragon, di antaranya adalah Paddy Considine sebagai King Viserys Targaryen, Olivia Cooke sebagai Alicent Hightower, Emma D'Arcy sebagai Princess Rhaenyra Targaryen, Matt Smith sebagai Prince Daemon Targaryen, Rhys Ifans sebagai Otto Hightower, (Hand of the King), Eve Best sebagai Princess Rhaenys Velaryon, Sonoya Mizuno sebagai Mysaria, dan masih banyak lagi.

Dengan antusiasme dari para penggemar yang tinggi, Miguel Sapochnik mengatakan bahwa serial ini tentu akan berbeda dengan Game of Thrones, namun para penggemar tetap dapat merasakan euforia yang sama layaknya ketika mereka menonton Game of Thrones. "I think we were very respectful of what the original show is. It wasn't broken so we're not trying to reinvent the wheel. House of the Dragon has its own tone that will evolve and emerge over the course of the show. But first, it's very important to pay respects and homage to the original series, which was pretty groundbreaking. We're standing on the shoulders of that show and we're only here because of that show," ungkap Miguel Sapochnik di wawancaranya dengan The Hollywood Reporters.

Matt Smith yang memerankan Prince Daemon Targaryen juga memberikan pendapatnya mengenai proyek terbarunya ini di mana ia menjelaskan bahwa House of Dragon akan sangat menghibur dalam berbagai aspek. "We're trying to make a show that's entertaining on lots of different levels and has a similar scope and ambition to the previous show, in many respects. But obviously, you're never going to be able to re-create the success of Game of Thrones, because that was a very particular point in time. It was its own unique entity."

Jadi bagaimana? Bagi kamu para penggemar Game of Thrones, House of the Dragon adalah tontonan yang wajib kamu antisipasi. Kamu dapat menyaksikan House of the Dragon pada tanggal 21 Agustus 2022 hanya di HBO Max.

[Gambas:Audio CXO]



(DIP/DIR)