Interest | Art & Culture

Drama Coming-of-Age yang Mengajarkan Kita Tentang Tumbuh Dewasa

Senin, 11 Apr 2022 16:00 WIB
Drama Coming-of-Age yang Mengajarkan Kita Tentang Tumbuh Dewasa
Jakarta -

Transisi dan perubahan selalu menakutkan, apalagi perubahan yang datang seiring kita tumbuh dewasa. Tak ada yang mengajarkan kita bagaimana caranya menjadi dewasa, kecuali hidup itu sendiri. Di masa-masa ini, seringkali timbul perasaan bingung; bingung bagaimana harus menghadapi emosi yang tak karuan dan bingung dalam menjelajahi identitas diri. Di antara kebingungan ini, seringkali kita berpaling kepada media untuk mencari referensi, salah satunya melalui film dan serial televisi.

Film bergenre coming-of-age merupakan film yang mengangkat lika-liku yang dialami oleh remaja yang beranjak dewasa atau young adults. Mulai dari konflik percintaan, konflik dengan keluarga, hingga ketakutan yang dialami ketika pindah ke tempat yang baru, semua bisa diangkat ke dalam film bertema ini. Lewat drama coming-of age, kita bisa belajar banyak mengenai apa artinya tumbuh dewasa. Berikut adalah drama coming-of-age pilihan kami!


Twenty Five Twenty One

.2521/ Foto: tvN



Drama Korea yang baru saja usai ini ramai diperbincangkan di mana-mana, lantaran berhasil mengaduk-ngaduk emosi penontonnya dengan kisah cinta yang pahit-manis dan realistis. Twenty Five Twenty One menceritakan pasang surut hubungan romansa antara kedua tokoh utamanya, yaitu atlet anggar peraih medali emas Na Hee Do dan reporter berita Baek Yi Jin. Meski romansa mendapatkan porsi paling banyak dalam alur cerita, tapi ada satu tema sentral yang menemani setiap karakternya, yaitu mengenai pendewasaan.

Hee Do yang kala itu masih duduk di bangku kelas 2 SMA sedang mengejar mimpinya menjadi seorang atlet anggar, sedangkan Yi Jin yang keluarganya bangkrut karena krisis moneter harus putus kuliah dan terpaksa menjadi buruh serabutan. Di usia ini, keduanya menjadi pendukung satu sama lain dalam melewati tantangan kehidupan. Namun pada akhirnya, yang menjadi musuh utama dalam hubungan mereka adalah waktu, jarak, dan realita kehidupan di usia yang menginjak dewasa.

Lady Bird

.Lady Bird/ Foto: IMDb


Film yang disutradarai oleh Greta Gerwig ini berhasil mendapatkan banyak pujian baik dari kritikus maupun masyarakat awam. Lady Bird bercerita tentang seorang remaja bernama Christine yang sedang melalui masa-masa terakhirnya di bangku SMA. Ia memiliki mimpi besar untuk meninggalkan kota kecil yang menjadi tempat tinggalnya, Sacramento, dan pergi berkuliah di kota besar. Namun, mimpinya ini tidak berjalan mulus karena kondisi keuangan keluarganya.

Christine yang memiliki sifat keras kepala pun juga kerap berselisih paham dengan ibunya. Film ini mampu menangkap dinamika dari pengalaman seorang remaja, mulai dari fase pemberontakan di usia remaja, relasi antara anak perempuan dengan ibunya, hingga masalah pertemanan dan percintaan di sekolah. Meski tak ada plot twist atau konflik penuh drama, film ini terasa sangat relatable dan dekat dengan keseharian.

Kucumbu Tubuh Indahku

.Kucumbu Tubuh Indahku/ Foto: IMDb


Tak banyak film Indonesia yang mengangkat tema coming-of-age, apalagi yang diceritakan dari sudut pandang seorang remaja yang tinggal di pedesaan. Kucumbu Tubuh Indahku hadir membawa angin segar dengan menceritakan kisah Juno, seorang penari Lengger Lanang. Masa kecil Juno yang tragis membuatnya tumbuh dewasa sendirian. Hingga akhirnya Juno bertemu dengan kelompok tari Lengger. Film ini menceritakan perjalanan Juno dalam menghadapi trauma yang akhirnya membentuk dirinya.

Film ini tak hanya penting karena membicarakan tema-tema krusial seperti gender dan seksualitas, tapi juga karena ia mampu menggambarkan bagaimana trauma membayang-bayangi seorang remaja yang beranjak dewasa. Film yang terinspirasi dari kisah hidup penari Lengger bernama Rianto ini berhasil meraih berbagai Piala Citra, beberapa di antaranya adalah untuk kategori Film Cerita Panjang Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Pemeran Utama Pria Terbaik.

Reply 1988

.Reply 1988/ Foto: tvN


Dari beragam drama Korea yang mengangkat tema coming-of-age, Reply 1988 menjadi salah satu drama terbaik yang mampu menghadirkan kehangatan dan menangkap gelora masa remaja. Drama ini berkisah tentang persahabatan yang terjalin antara lima orang remaja yang tinggal di Ssangmundong. Kelima sahabat ini bertetangga sejak kecil, keluarga mereka pun juga dekat dengan satu sama lain.

Tak ada plot twist atau konflik besar dalam drama ini, kita diajak untuk melihat perjuangan sehari-hari kelima sahabat ini dalam mengarungi masa muda. Tema-tema seperti percintaan, pertemanan, dan keluarga hadir di setiap dialognya. Menonton Reply 1988 membuat saya teringat akan memori masa kecil saya bersama teman-teman di komplek tempat saya tinggal. Dengan alur cerita sederhana, Reply 1988 bisa membuat kita terhanyut dalam kehangatan yang terjalin di antara karakter-karakternya dan juga melihat kembali masa-masa muda yang telah berlalu.

Turning Red

.Turning Red/ Foto: IMDb


Turning Red merupakan film animasi terbaru dari Disney dan Pixar. Film ini bercerita tentang remaja keturunan Tionghoa berumur 13 tahun yang tinggal di Kanada bernama Meilin. Meilin yang sedang memasuki masa pubertas, berusaha keras untuk mengendalikan bermacam-macam emosi yang ia rasakan. Hingga pada suatu pagi, Meilin tiba-tiba menemukan dirinya berubah menjadi sosok panda merah.

Ternyata, semua perempuan di keluarga Meilin mengalami hal yang serupa. Tumbuh di keluarga yang masih memegang adat dan tradisi, Meilin kerap berselisih dengan ibunya yang memiliki tuntutan kepada anak perempuannya. Film ini mendapat banyak apresiasi karena mampu membawa topik yang selama ini dianggap tabu, yaitu mengenai apa yang dihadapi remaja perempuan ketika dirinya mengalami menstruasi. Tak hanya itu, film ini juga menunjukkan relasi pertemanan dan keluarga yang suportif.

Film atau serial televisi tak hanya berfungsi sebagai hiburan, tapi juga sebagai cerminan atas realita. Maka dari itu, drama coming-of-age memiliki nilai yang penting sebagai salah satu referensi bagi audiens muda yang sedang bertransisi menuju usia dewasa. Apa drama coming-of-age terbaik menurutmu?

[Gambas:Audio CXO]

(ANL/DIR)